Saturday, May 1, 2021

What do you care the most in you job? How to nail it?

Gak berasa 2021 udah jalan quarter-way ya gengs dan hari ini masuk bulan May, which is also Labor Day and wanna shout out to all of you sesama "pekerja" have a good rest :) Aku sebagai employee pun pasti kita punya berbagai pertanyaan ataupun pikiran & insight yang ada titik temu yang sama so I think to share somethings and feel free to share your also in comment section ~ bertukar pikiran itu indah HAHAHAHA

Hal paling umum yang jadi topik obrolan sesama pekerja mostly adalah "What do you care the most as a labor?" Hal apa sih yang paling kalian peduli paling kalian incer ketika cari kerja? 

Aku yakin pertanyaan ini udah ada dari sebelum lulus kuliah karena ketika udah mau masuk dunia kerja pasti mikir aduh mau cari kerja yang apa ya. Dan jawaban ini mungkin di setiap masa hidup kita. Aku sendiri merasakan hal yang sama. 

Waktu pertama mulai berkarir yang kucari adalah kerjaan yang dimana aku bisa belajar banyak hal yang bisa jadi bekal untuk kerjaan selanjutnya, after that I'm entering the phase where I'm not an entry level anymore dan yang aku cari udah beda lagi. Secara aku udah punya beberapa bekal yang menunjang jadi udah masuk ke level I should give contribution to the company while I will never stop learning and keep moving toward my goal. 

Yang pasti setiap orang beda - beda goalnya dan aku bikin polling kecil - kecilan di IG tadi siang. Aku bikin beberapa kemungkinan berdasarkan dengerin cerita orang dan sebagainya yang kemungkinan para employee cari dari kerjaannya : Salary & Benefit, Comfort Zone, Jenjang Karir, Lokasi. Karena di IG bisanya cuman 4 jadi aku masukin 4 ini, tapi nanti kita bahas selebihnya underneath. 

Ini gak ada pilihan salah bener ya, cuman karena aku pake feature ini aja di IG biar bisa show 4 category tsb hehehe, let's connect on IG : @oragionality

Salary & Benefit 

Ini paling umum banget karena emang menurutku yang paling diharapkan dari seorang pekerja adalah imbal baliknya, yaitu gaji untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan masing - masing pekerja, the way to make living ya pastinya dari salary punya peran besar apalagi  kalo yang emang ada beban di financial ya (menanggung keluarga, bayar hutang, dsb). 

Salary itu sebenernya agak tricky juga, kalo untuk fresh-grad aku saranin gak usah pilih yang muluk - muluk as long as your salary can cover your living & expenses. Disini maksud expenses adalah untuk transport kamu ke kantor, makan sehari - hari, keperluan basic sehari - hari kayak pulsa, atau kalo kost bayar kost, nabung untuk emergency budget, (Anw aku selanjutnya akan share tentang financial management untuk stater employee ~ Stay tune ya, bisa subscribe by your email on right side so you will receive notif everytime I share new post hehe) 

Karena as aku bilang sebelumnya ketika freshgrad yang jadi focus bukan salary & benefit secara kamu belum bisa kasih kontribusi apa - apa ke company. Nah kenapa aku bilang gak usah muluk - muluk as long as your salary can cover your living & expenses? Karena ketika itu semua gak bisa kamu penuhi, you will feel very hard to work even disana bisa belajar something, coba kalo kamu gak bisa bayar kost apa masih ada mood untuk kerja dengan baik ~ pastinya udah nggak kan. 

Nah ketika kamu udah bukan fresh-grad kamu baru lebih punya senjata untuk mencari pekerjaan yang lebih baik lagi secara kamu udah punya pengalaman & skill yang udah di akumulasi dari kerjaan sebelumnya. Nah kalo udah di phase ini, ada lagi muncul pertanyaan gimana cara nego gaji? Gimana cari gaji yang lebih baik kok kayaknya susah. Menurutku ini beneran depends sama nilai jual kamu bukan area or company. Gak bisa bilang di Indo mostly salary kecil, karena banyak juga kerjaan yang gaji lebih besar dari di luar negeri even cuman apakah kamu memenuhi syaratnya, gak bisa bilang juga company itu historynya terkenal dengan gaji yang gak seberapa karena bisa aja kamu adalah orang yang mereka cari sejak lama dan mereka ok dengan nilai jual kamu so mereka can afford your expected salary. Jadi berfikir untuk nulis topik tentang tips & tricks cari kerja untuk fresh-grad & experienced level. How do you think? :) 

Comfort Zone

Ini juga lumayan banyak yang aku denger salah satu kenapa mereka masih bertahan dengan current job adalah nyaman. Nyaman disini banyak hal nih, bisa jadi pergaulannya nyaman dalam kata sehat dan gak banyak toxic, bisa jadi karena kerjaannya gak berat juga jadi bisa pulang ontime dan gak perlu menguras otak berlebih, bisa jadi karena gampang untuk take leave (ini aku juga nemu untuk kasus yang emang ada keperluan tsb biasanya yang punya anak kecil atau orang tua yang butuh dia), banyak hal - hal nyaman lainnya yang bikin betah. 

Even gak dikit juga orang yang rela stay karena nyaman walaupun Salary & Benefit is not rising or even not in a good number, ada juga yang rela stay karena udah males cari kerjaan baru atau give more effort untuk ke next level. 

Aku gak bisa bilang ini salah atau bener, karena balik lagi goal kamu dalam bekerja apa? Karena ada orang yang bekerja emang cuman untuk get the stable income, berkarir is not their priority. Ada yang prioritas mengurus keluarga jadi emang pekerjaannya bukan prioritasnya, then you need to hide your feeling of kenapa Salary & Benefit dia lebih baik, kenapa kerjaan dia keliatannya lebih keren, karena udah beda prioritas :) 

Tapi kalau kamu adalah orang yang mau meniti karir, I strongly advise you to leave your comfort zone and wake up. Gak mudah emang, karena comfort zone bisa bikin orang lupa dan malas untuk meninggalkan, tapi inget time flies. Gak berasa udah 1 tahun di comfort zone tapi skill gak nambah, kerjaan gak naik ke next level, and even we don't grow anything, gak berasa we waste our time in comfort zone dan udah menghabiskan banyak waktu yang sebenernya bisa dipakai untuk grow something and move to the next level. 

Jenjang Karir 

Pastinya kalau ini pilihan kamu, kamu masuk ke tipe yang akan meniti karir, yang perlu diketahui adalah jenjang karir juga agak tricky. Di negara maju seperti Singapore, Taiwan, HK jenjang karir itu sebagian besar around 99,9999% ditentukan oleh umur jadi udah ada tuh setiap level kira - kira yang punya experience berapa tahun, berbeda sama di negara berkembang seperti Indo contohnya, it's like you can try so many things and you have chance to go to a level based on your skill & value. 

Jenjang karir jelas atau nggak itu beda - beda setiap company. Kalo kita kategorikan dari big corporate & family company, yang pasti jenjang karir di big corporate akan lebih jelas. Family company keputusan ada di si bos dan si bos pasti yang memegang hal - hal penting dari keluarganya dan akan disalurkan benefit - benefit itu ke anak or keluargnya juga. Agak susah untuk take an important level di C level, even kalo ada pun pasti tetep decision maker is one only, the boss family. Ini pasti lah ya, secara kalo kita dibalik jadi posisi bos itu gak mungkin gue kasih orang luar obrak abrik mending gue kasih warisin ke anak sendiri kan. 

Aku sempat baca artikel yang bilang stay di company yang sama lama - lama aja even 10 years kalo kamu udah nyaman dan jangan pindah - pindah sampai ada orang yang hiject. Aku pribadi gak setuju banget sama kalimat ini sih, menurutku when you stay in the same company for long time, itu akan membuat kamu jadi katak dalam tempurung. 

Coba ya pikir selama 10 tahun let say, kamu akan terbentuk di lingkungan yang sama, culture yang sama, dan detail pekerjaan yang sama, even selama 10 tahun itu kamu udah mutasi di tempat yang berbeda - beda atau udah naik beberapa career level. Di industri yang sama kamu gak punya pembanding, karena gak pernah bekerja di company lain, jadi kamu akan menilai hal - hal yang kamu temui sesuai dengan bagaimana company ini mengajarkanmu selama 10 tahun. Aku ada share juga tentang gimana orang yang stay in the some company for years contohnya menilai sebuah presentasi, if you haven't read it, kindly check the link here.

Dan kalau nungguin orang hiject, guys, kesempatan itu kita yang ciptain gak perlu nunggu orang kasih karena orang itu juga bingung mau nemuin kamu dimana, unless you are a very famous in your industry. 

I think gak ada salahnya untuk pindah pekerjaan ketika kamu ketemu kesempatan untuk berkarya & go to the next level. Next level itu banyak hal gak cuman title but the career level, salary & benefit, and the chance for you to see more and more bigger world. Kenapa aku bilang gak cuman title, karena gak semua company mementingkan career level. Ada yang punya title GM (General Manager) di company A, lalu next levelnya dia dapet kesempatan untuk dari company B dengan title Engineer Solution dengan salary yang berkali kali lipat dan kesempatan lebih untuk liat another things yang dia belum pernah sebelumnya. 

Jangan jadikan title itu hal yang mutlak untuk mengukur suatu pekerjaan terutama menurut pengalamanku di Indo gak sedikit yang title dan remunerate gak sesuai. Bukan hanya di Indo sih mungkin di banyak negara berkembang juga seperti ini, berbeda halnya kalau di negara maju. Nah kamu pilih yang covernya menyenangkan apa yang isinya menyenangkan for your career level? 

Karena gak sedikit juga company yang menerapkan konsep flat management, cara memanage perpaduan antara tenaga profesional & managerial. Biasa kalo tenaga profesional punya keahlian expert khusus di suatu bidang dan managerial lebih ke me-manage jalannya suatu work flow. Jadi beda ranah dan career levelnya juga gak bisa dibandingkan terutama ketika menerapkan flat management, bisa saja seorang professional have more jenjang karir & remunerate more than a manager karena secara harfiah bisa dibilang memanage something itu bisa tergantikan tapi skill professional lebih kuat akarnya, kira - kira gitu deh ya hehe 

 Lokasi

Kenapa aku masukin ini dalam polling? Karena gak sedikit juga orang yang aku temuin alasan dia stay ini 1 company karena deket sama rumah. Well, kalo hal yang kamu incer sesuai goal kamu ada di company tersebut then I can say you are very lucky. Siapa yang gak mau untuk bekerja di deket rumah gak usah effort di commuting?

Tapi kalo kamu cuman karena deket rumah padahal goal kamu gak ada semua di company itu, balik lagi apakah kamu hanya bekerja untuk stable income atau meniti karir?

Kalau untuk meniti karir then you need to move. Aku pernah get offer & experienced work in nearby, seriously nearby. Yang paling deket itu cuman 15 menit dari rumah, menggiurkan bukan. But I let it. Kenapa? Karena goal yang aku mau gak aku temukan disana, tapi aku temukan di company lain yang jaraknya 4x lipat. Then I feel worth it juga bisa aku terima. 

Selain 4 hal ini kayaknya masih ada banyak lagi deh tapi ini udah panjang takut pada pusing bacanya hehe, gimana kalo kalian yang punya insight boleh share juga dan mungkin kita bisa bahas lagi di tema selanjutnya, atau any request untuk tema posting tentang working life? Aku berfikir untuk bikin 1 category baru di blog ini tentang working life, how do you think? Hehehe. I think I'm going to share my experience and thinking also we can share each other insight. 

Lastly I want to say, whatever your goal is make sure kamu sedang melangkah mendekat ke goal itu dan jangan let the situation lead you to, but you need to lead the situation. Ganbate! 

Friday, April 30, 2021

Are you a natural born speaker? How to present in a good way~

If you only can choose 1 skill to learn, then I will say "presentation skill" is a must have. I do learn about this skill some time before graduate and I feel lucky with my choice. Setelah beberapa tahun berkarir, all of my job required this skill and I think it's good to share how it looks like from a 過來人 perspective :) People said you will understand something after go through it - yes, I feel it. 

I'm not a natural born speaker and an introvert before, you can read how I solve it here if you haven't. (Read : How an introvert being open minded?)

What is the different within presentation & communication? 

Presentation most likely you are transferring some information to audience with some visual display which content some business update, some knowledge, or some sharing. While communication is fully by verbal only. In simple way we can say, presentation including communication. 

What is the standard of presentation?

Two type of presentation : to reporting or to presenting. To reporting - you need to put as detail as possible in the slide on a tidy way. To presenting - you only need to put necessary things and don't add so much wording as you will present it and explain it verbally. 

The basic sequence of presentation are : Cover - agenda - content - summary - closing. But the sequence is adjustable based on needed and culture. 

Give you some example. In manufacturing industry the minimum standard of information deliver should be numerically - wording is topping only, in some young industry it should be more wording. So if you ask the standard of presentation, I can say, based on your needed & based on company culture. 

You can't judge someone presentation good or bad based on comparison to the presentation you ever look before. 

Karena industri yang berbeda juga akan punya standard yang berbeda jadi gak bisa dibilang normally presentation looks like seperti apa, karena gak ada normally itu semua tergantung sama company culture. 

How to present?

  1. Know the content well - better to make your presentation by yourself so you are fully in control and understand about what you going to present 
  2. Use the language you are comfortable with - kalau misalnya presentasi dengan bahasa asing, choose the vocabulary you are familiar with jadi gak kelamaan mikir mau nyampein apa dan orang yang denger pun mengerti 
  3. Give intonation - ini penting biar audience gak ngantuk, di point - point penting harus ada penekanan 
  4. Eye contact - if you are too nervouse to have eye contact with your audience, then give the focus on their forehead *tips 
  5. Don't be glued on the slide - avoid too always look on the slide and 
  6. Use pointer to move the slide 
  7. Your gesture is a point also 

How to practice to be a speaker?

  1. Do voice recording and match it with the duration you need 
  2. Read it several times so you are truly mastering your content

How to avoid some failure during presentation :

  1. Make sure the equipment run well 
  2. Don't be nervous
  3. Dress properly, not over-dressed 

Any experience to share or some question about? Let's leave it down below and I'm thinking to share more topic about working experience :) 

Sunday, April 25, 2021

How an introvert being open minded ?

If I say I used to be an introvert maybe most of you who know me in person will not believe it or ..... Anyway I think its a great opportunity to share my experience and opinion especially for you who might have same struggle as mine before and how I deal with it. 

Start from my introvert journey. Since I was child I feel uncomfortable on a group activity - family gathering or something, in the middle of many people even I know who they are. I like to be in small group like only 2-3 person group chat is lovely. 

It reflects also on my school journey, when I was in elementary when they have their own gangs, I don't. Feels like I'm the excess of this class because I don't like being in one of the groups but yes, kids are kids, my classmates see me as a strange things while I'm alone and not join any gang. 

Not as sad as it, I do still have some friend but this kind of situation continuously happen until one day when I start to study abroad. My life start to change. 

When you study abroad your friends is the only one you can rely to, no family here and you spend 24 hours everyday with your friend. Your classmates, roommates you need to being comfortable to share your life with others and don't have privacy sometimes as you share your room. 

I'm envy how people on the stage can speak out confidently, how they can easily make friend and not become the excess in a group. I start to observed how they can break the ice. I try it and I still feel not comfortable, I feel like I'm spend all of the energy when I need to social with others. 

On high school I get a job as tour guide. As we know as a guide you need to be very confident talking in front of people and crowd, yes I was very nervous at the first time but I believe  一回生二回熟 熟能生巧 practice makes perfect. 

Times flies, I start my college journey and I challenge myself. I join presentation competition, I join presentation class and of course I never absent to join any seminar as I will observe how they are doing. 

I start working and it force me to become a communicative people, deal with stranger, and many more. Day by day I realize I become ambivert :) Feels like how communicative I am can be control, when I need to be more communicative than I would be and when I can be silent I would. I still need me time to recharge my self after social marathon. 

How ambivert brings me to become an open minded person?

The more you experience with different situation to deal with, the more you understand about there is no right and wrong, it all about the relative and point of view. Maybe I have seen something and they don't, vice versa. 

I feel like what I love to see in someone soul is when they can place themselves in diversity but still they don't lose their value. They are open minded for everything and still they don't lose their beliefs. And I think it's cool. 

It's not easy to open your mind, to accept some diversity but for sure it would give a great impact to your soul. You will explore more about the world, you will realize there are so many many kind of possibility in the world and it will bring you to the next level. 

It's okay to be introvert as long as you know how to deal with it and know when to use your energy and how to recharge it. 

What makes ambivert difficult for me?

Sometimes when I need to recharge myself and being silent, people thought I'm on bad mood or they think I'm picky why I talk to some people but not with other. Then, I just need me time. 

How about yours? What makes you difficult being introvert or ambivert? 

Saturday, April 3, 2021

Life After Graduate - Out of Comfort Zone

I thought I paused this post a little bit long and it still on my draft so let me finish it today cause I got some inspiration to continue it HAHA 

The background is because I love to hear people sharing their adult life when I'm still in college. Learning from their experience is the best way to plan and project your future life. Well, I just love to hear people story, don't judge me :) 

I met one of my lecturer and she ask me : Are you going to share something to your junior? 

Definitely! I'm blessed to bless others. So, before I have chance back to my alma mater, let me share here as my speech notes HAHAHA

How is life after graduate? For sure confusing yet excited. Why I didn't say scary? Karena masih darah muda, masih excited banget untuk explore ini dan itu jadi gak terlalu berasa scary dan belum ada tekanan apa - apa. Mungkin juga karena I'm an explorer, suka banget untuk explore ini dan itu jadi ku anggap ini bagian dari mengeksplore juga. 

Inget banget dulu pas jaman kuliah suka nonton sinetron Taiwan dan pemainnya mostly peran professional muda dan gue jadi mengandai - ngandai kira - kira nanti gue jadi yang kayak gimana. Se-excited itu untuk masuk dunia kerja. 

Actually I start my career on my last year of college. Jadi pas tahun terakhir sebelum lulus udah kerja - kalau belum baca ceritanya bisa baca disini - tapi rasanya beda ketika beneran kerja after graduate. 

Kalau di dunia sekolah bakal ada yang lead kita untuk mencapai tujuan tertentu, bakal ada yang ingetin kalo mau ujian mau kumpul tugas dan sebagainya, tapi kalau di dunia kerja you are your own lead. Karena masing - masing individu itu dalam persaingan, bersaing dimulai dari apply kerjaan - CV siapa yang di contact, interview - yang mana yang lolos, masuk kerja - siapa yang dapat kesempatan belajar, asessment - siapa yang bisa di promote & naik salary. All about persaingan dimulai di dunia kerja. 

Persaingan baik yang sehat dan nggak, I experienced both. Di dalam dunia kerja lebih titik berat kepada tepat gak tepat than work hard or no. Maksudnya gini, contoh gampangnya company maunya yang manis, kamu kasih pizza karena itu enak and you work hard to made that pizza. Compare with your colleague yang beli cake aja lalu kasih ke company, karena company maunya yang manis, so they choose the cake compare than your hard work pizza. 

Lebih bukan bagus dan jelek tapi lebih ke cocok apa gak-nya. 

Ini berlaku juga ketika kamu cari kerja, asessment, dan sebagainya, bukan karena kamu bagus banget atau jelek banget tapi lebih ke cocok atau gak-nya aja. Pesaingan yang sehat sah - sah aja bahkan jadi memacu satu sama lain untuk ke arah lebih baik, misalnya dikasih tantangan untuk belajar skill A lalu jadi pada tertantang karena colleague-nya juga ikut nanti dia bisa gue nggak lagi. Nah ini persaingan yang baik. 

Persaingan gak baik? Hemm banyak sih, sehitam itu kah working life, hahaha. Sikut - sikutan, saling menjatuhkan, saling dorong di belakang. Gengs, kalau kalian belum beneran experienced it pasti sulit untuk percaya ada hal - hal seperti ini. Duduk sebelahan tapi nusuk dari belakang, di depan terlihat baik - baik saja malah saling mendukung dan bertukar pikiran eh di belakang ngatain - ada. Banyak contoh - contohnya gengs. 

Kalo aku sendiri gak suka banget sama yang kayak gitu dan apa yang mereka saingin? Oke dari case yang aku tau dan aku analisa (ceuilah kayak analisa apaan aja), orang - orang tipikal seperti itu adalah orang - orang yang insecure, yang ngerasa terancam dan yang takut tergantikan. 

Takut kalau hal yang dia punya sekarang atau posisi dia tergantikan sedangkan dia gak punya pegangan dan gak yakin kalau dia bisa get what he already have now. Menurutku ini gak sehat banget. Ketimbang you stuck in the same place dan takut orang melangkahi, kenapa gak you learn more to the next level so you give chance to others to take you level and you grow more. It's more healthy right? Seru juga gak sih bahas tentang jenis - jenis case unik yang ditemukan? Atau kalian juga mau share jenis case unik kayak apa yang ditemukan hahaha.

You will found what's your purpose. Tujuan dari kerja itu ada banyak dan yang pasti everyone reason is different. Dulu aku pikir kerja ya karena emang tuntutan hidup aja kalo udah selesai sekolah kalo gak kerja orang ngapain ya? Tujuan kamu di awal adalah result yang akan kamu dapatkan.

Tujuan kerja bisa jadi uang, karir, pride, passion, and much more. Dulu aku pikir mostly orang pasti pilih purpose kerja adalah uang, eitss tapi I found gak juga. Ada orang yang kerja karena passion dia di bidang itu tanpa melihat tentang uang. 

Gak semua kerjaan itu bisa menghasilkan gaji yang menggiurkan ada juga kerjaan yang gak stabil incomenya tapi mereka tetep jalanin ya karena itu passion mereka. Ada orang yang stay karena jarak dari rumah dekat, karena udah nyaman, karena seneng aja bisa ketemu kolega yang asik, karena kerjaan yang gak menguras otak - that's all bukan karena uang right? 

Jadi ketika sebel di kerjaan, coba inget tujuan kalian disini apa. Misalnya tujuan kalian buat belajar ilmu baru, tapi pas tau temen kalian di tempat lain benefit lebih oke dan kalian ngedumel benefit kalian gak kayak dia, inget lagi tujuannya. Kalau kalian tujuannya untuk benefit pasti setimpal juga dengan beban kerja dan tanggung jawab yang berat. 

So, be commit with your choice

Life to the fullest before marriage. Well, mungkin ini berlaku juga di komunitas Indo yang kebanyakan married muda ketimbang di luar negeri ya. Tapi for sure banget menurutku selama aku hidup sampai sekarang waktu yang bisa bikin aku do so many things ini when I start my career. 

Dulu aku mikir kerja itu hal yang aku nantikan adalah gak perlu bikin PR & prepare ujian di luar jam sekolah, jadi kalo kerja kan asal udah di rumah udah aku bisa ngerjain hal yang lain.

Yes, aku realisasikan itu. Jadi mode kerja aku adalah aku punya beberapa kegiatan out of my full time job, aku bisa join kelas yang aku suka, aku bisa punya freelance job. Karena ini adalah pilihanku, jadi sebanding juga capeknya harus diterima. Aku pernah pulang job sampai di rumah jam 12 malem dan besok paginya jam 7 pagi udah ada di office. 

Kenapa aku bilang before marriage, karena after marriage makin banyak lagi hal yang harus diurus jadi ini bener - bener saat kamu bisa mengexplore banyak hal. Yang pasti dilakukan dengan tanggung jawab ya.

Time flies, remember to grow. After graduate waktu tuh beneran kayak ngalir gitu aja rasanya cepet banget, seriously. Dan kalau gak bener - bener memanfaatkan setiap waktu udah gitu aja gak berasa udah lost so many things. Karena udah beda sama kondisi waktu sekolah, okeh, semester 1 udah lewat lanjut semester 2 makin lama makin naik kelas udah mau lulus, tapi kalau kerja itu kita yang menentukan milestone masing - masing. 

Gak berasa udah 1 tahun, udah mencapai apa ya dari tahun sebelumnya. Beneran harus planning dan make sure you are growing. Sayang banget kan dengan waktu yang sama kamu bisa growing actually cuman karena gak sadar menolak untuk grow up jadi malah jalan di tempat. 

Menolak untuk grow up itu ada banyak hal yang gak disadari terutama, misalnya upgrade skill pekerjaan, skill komunikasi, network, banyak banget. 


I think 4 hal ini yang bener - bener ngena banget di life after graduate aku. Mungkin abis ini akan share tentang working life after few years karena actually I realize berkarir itu mengubah some pieces of mine. 

How about yours?

Friday, March 26, 2021

How I Become An Engineer

Actually never in my mind before there would be this day I'm sharing as an engineer, but yeap God's plan is more than yours. :) As I'm writing this post I still amaze how I can walk through those day till today. 

So, the story began 4 years ago when I graduate from university and got bachelor degree in International Business & Digital Multimedia Design. At that time I have my full time job in a company but I decide to come back to Indo after 8 years leaving my hometown. So, I start searching a job from Taiwan - long story short I get a job that I love it very much and while waiting for the official offer letter I get interview invitation from the other company, lets called it company B. 

Suddenly after 3 times interview at the company I love, it was canceled. I lost the job that I love just because my nationality. Then the only choice is to take company B offer. But at that time I don't feels I'm ok with company B. Feels like my life is so blurry in company B while they don't promise me anything and just say let's try first if you are suitable for this job. 

One of my friend told me : Actually we don't need promise from company, we just need promise from God

Then, I don't know why suddenly I accept company B offer and come back to my hometown for work. 

Starting my career at this company it doesn't smooth at all. First 3 months we have probation and I have lot of training that made me lost 5kg (good news anw). Maybe I set higher standard for myself to learn all of the things they train me about so I feel like lost lot of energy during this training period and all unfamiliar things. 

This is a manufacture company, and yes, I need to learn from zero as I never learn anything about manufacturing before, I'm an outsider and I proud of it.  

During probation, each months we have assessment, I still remember what management ask me during that period : 

  • How long you want to work here? As long as I still can learn something.
  • Which part of process you like the most? Stitching process. Why? It's so complicated. Because it's not boring and I enjoy doing something that challenging. So you like to being stressful ya - HAHAHA

Those 2 question come out from one of the management that I adore so much - and he will appears accordingly on this career stories. :) 

3 months past, and here we are on the last assessment that will decide which I would be part of this company or not. The top management here, he give me high score and told me : You are the second person that I give this high score during my career for years, the reason behind is, you are stubborn, and I appreciate it. You never reject any learning opportunity.

Don't think too much and I become part of this company while I think this is my career as a freshgrad. But somehow I'm thinking is he praise me for stubborn or offend? HAHAHAHA

That time I'm very fiery to learn new things, very ambitious to do great job and one conversation that made me down was a senior told me : Don't daydream you will be train as much here or to attend official external training. 

But, as a fresher I'm very innocent I told my self, nothing impossible I must get 1 license per year here

On my first half year I stuck in the department that seems no hope, none mentor, none opportunity to learn something to the next level and feel stressed. I ask to be transfer to other department which the department I choose in beginning but reject by the top management. 

I start to think maybe I need to find another job cause if I continue to stay here I won't grow up. I start to manage and tidy up all files in computer and I pray if tomorrow no one transfer me to other department I will apply for resign. 

Suddenly I get message : Please come and see me today. 

Well, 機會只留給準備好的人 this quotes really happened. 

And he transfer me onto the department that I choose. Ok, I get the answer God, I will continue working here. Yeay! 

This is the department that identically industrial engineering people meets each other, and who am I? Nor even hear about industrial engineering before but this is the core of manufacture industry and I believe I would learn a lot. So, this is my target.

Tips : Be in the part of core department of your company industry so you will learn lot of things. 

The funniest things is even I don't know what is 8waste (a basic knowledge about manufacturing industry) and I learn from zero in this department. Through up and down here we come on the second year of my career here. 

I pray : God, I feel bored. And I want to learn more and more things. 

This department has 4 teams and I went around that 4 teams - I never reject any chance to learn new things, I never reject any assignment. 

On the second year I get chance to learn about 6Sigma in Taiwan and get certified in the next year. I'm the youngest one in that class and all of them was graduate or skilled about industrial engineering and I'm the only outsider. But, I proud how God bring me go through this storm. I still remember that time I chat my colleague and told him I can't afford it, too difficult. I'm happy to coming back to Taiwan for study but this material is too difficult, out of what I can do. 

Also in the third year ahead I get chance to earn 2 more certificate which is both are the core knowledge about manufacturing industry. 

I ever pray that I want to go to another milestone and I heard the answer that I need to work for 3 years and 8 months here. Shocking one is our factory was moving right on my 3 years 8 months journey. 

I feel so unreal that what my prayer comes true and how God's lead. I'm thankful for the company & the mentor who raise me and now I'm skilled and certified in industrial engineering part, proud engineer who comes from outsider. 

Flashback to the time when I was new comer, I still remember what I ask for : earn certified skill & internal external relation. Now, what God give me through this 3 years 8 months? More more more than what I ask for, even more than what I can imagine before. 

I'm thankful for 2 benefactor 貴人 during my journey here. 

A centre head that I adore so much, he is the one who always push me and told me "Chelsie, every expert comes from nothing, what you are afraid about?". He is the first people I adore when I back to Indo (and still haven't find the second one till now), the one that transfer me and bring me to industrial engineering world, the one that use his authority appropriately, the one that always push us to be better one, the true leader and a great mentor. He is so humble and I learn a lot of from him. 

An operation head that give me so many chance to learn, so many opportunity to grab, proper protection. I still remember when my Dad passed away and I just back to Indo for some months, he is the one that care my safety, he is a loyal boss. 

I feel like they are giving investment for my future, I leaving this company and I join into the industry of industrial engineering world - unlimited world to explore and I wouldn't be who I am without these skill and certificate and without their foster. 

So what I learn from this job was don't be afraid to learn something new and believe in God's plan for your life. At least in my life all God purpose is connect one to each other and I'm on the adventure. 

Who knows the first job after graduate change my career? I'm going to share also about how to seek job for fresh graduate and tips during seeking & interviewing. Stay tune! 

Saturday, February 13, 2021

The Power of Never Give Up

Masih inget gak sama 王光良 Michael Wong, singer asal Malaysia yang booming waktu itu dengan lagu 童話. Lagu mandarin pertama yang aku pake untuk belajar mandarin loh, jadi berasa banget kan. Anw, kemarin itu dia baru aja concert di Taiwan dan nonton lagi berasa ngangenin banget jadi dengerin lagu - lagu dia lagi. 

At the same time aku jadi flashback lagu - lagu jadul dulu yang aku suka apa aja ya, udah lama gak dengerin. Then aku inget sama lagu 癡心絕對 、手放開 、眼底星空 kalian pasti tau deh lagunya tapi tau gak kalau penyanyinya itu si 李聖傑 Sam Lee. 

Karena dulu mostly orang pada tau lagunya, lagu nomor 1 di KTV dan sampai sekarang pun mungkin masih jadi lagu wajib di KTV tapi gak banyak yang tau tentang singernya. Termasuk, akupun cuman tau oh namanya 李聖傑 suaranya mantul dan dulu dibilang 歌紅人不紅 sampai sekarang aku baru tau tentang perjalanan hidup dia jadi singer yang sekarang sih udah tingkat dewa terkenalnya ya. 

Telat banget gak sih udah dengerin lagunya bertahun - tahun tapi baru sekarang tau tentang sejarahnya, hehe, oke gak apa ya, tapi aku pengen share tentang perjalanan hidup dia yang menurutku keren banget

Jadi dia itu dulu bisa jadi penyanyi sebenarnya karena ikut acara kayak idol idol gitu terus menang. After that ada produser yang cari dia untuk di contract keluarin album, album pertama ini gak bagus penjualannya, album pertama ini judulnya 冷咖啡 tapi pasti banyak yang gak tau karena akupun juga baru taunya gegara cerita dia ini :) 

Karena penjualan gak bagus juga company-nya bankrupt akhirnya dia di terminate. Setelah di terminate, ada 老師 yang bawa dia kenalin ke Pub sejenis live house gitu biar dia bisa jadi live singer disana. Tapi beberapa kali kesana, owner pub-nya nolak. 老師 nya bilang ke ownernya, sehari kan ada beberapa shift, kasih dia 1 minggu 1 kali aja. Ownernya tetep gak mau. 

Tapi karena dia pengen banget akhirnya tiap hari dia datang ke pub itu sebagai penonton. Karena dia dateng terus lama - lama ownernya jadi kasih dia nyanyi disana tapi 1 minggu cuman 1 lagu aja. Kalau dibanding sama effort dia dari Kaoshiung ke Taipei ini gak worth banget, tapi dia berasa gue pengen kesempatan ini. 

Day by day akhirnya dia jadi live singer di pub itu dan suatu kali ada bapak - bapak yang datang tanya sama dia. Mau gak bantuin untuk nyanyi demo lagu yang dibuat anaknya karena besok anaknya mau lomba. Akhirnya dia bantuin, dia nyanyiin demo itu. 2 minggu kemudian bapak itu datang lagi bilang kalau anaknya juara 1 dan nawarin dia untuk keluarin album. Anaknya itu song writer, bapak ini pengusaha, gimana kalau mereka kerja sama. 

Akhirnya dia di contract lagi dan ngeluarin album, tapi abis itu company-nya bankrupt lagi, dan dia di terminate lagi. 

Dia balik lagi ke pub house, disini dia masih nyanyiin lagu yang menang lomba itu, dan lagu itu adalah 癡心絕對. 

Basically sebelum dia jadi penyanyi dia itu atlet tennis 網球國手 - terus dia mikir kalau emang udah ga ada kesempatan keluarin album lagi, apa jadi coach tennis juga gak masalah. Akhirnya dia mulai hitung setiap dia nanya 癡心絕對 kalau sampai 5000 kali udah nyanyi dan masih gak ada kesempatan keluarin album yaudah give up aja jadi penyanyi.

Eh pas dia nyanyi yang ke 4000an, ada company yang cari dia untuk contract lagi. 

Lalu apa yang terjadi dengan 癡心絕對 after company ke-2 itu bankrupt. Setelah 1 tahun kemudian, pas lagi jalan di Taipei, eh ternyata dia liat di papan KTV lagu itu nomor 1 di KTV. Terus dia kaget dan mikir, hah udah 1 tahun gak booming terus sekarang jadi lagu nomor 1 di KTV emang bisa begini ya? 

Kerennya dia yang udah di akui segala penjuru adalah nada setiap lagunya selalu tepat, even itu bukan lagu dia pun dia bisa nyanyiin dengan style dia dan bikin orang langsung pengen denger versi dia. 

Kebayang gak sih nyeselnya jadi owner pub itu yang pernah nolak dia, dan sekarang per tahun udah ada puluhan concert, dan udah nyanyi kemana - mana. Yang paling unik dia bilang pernah nyanyi di daerah Xinjiang sana dan yang datang konser penontonnya bawa kambing masing - masing jadi waktu nyanyi ada iringan suara mbeee HAHAHAHA Tapi ini dipuji - puji pas acara karena untuk di daerah yang bukan bahasa utamanya mandarin, bisa sampai ikut nyanyi dan suka sama lagu mandarin itu waw banget. 

Sekarang dia juga buka production house sendiri dan aktif di berbagai kegiatan sosial. Salah satunya itu tentang anak autism dan tennis. Dan dia ada nulis lagu judulnya 光 Light yang hasilnya untuk anak autism. Oot pasti pada salah fokus karena tampilan dia di MV itu keren banget entah deh huuuu.

Image result for 李聖傑 光

Kalau yang kita kenal sekarang 李聖傑 yang udah dikenal banyak orang, tapi ketika aku baca kisah dia dan dengerin dia share gimana feelingnya, bener - bener berasa ini "the power of never give up" sampai dia ada di posisi saat ini. 

Ini juga yang diucapin temenku waktu sharing tentang kisah dia. Dan sekarang dia live of his life dengan banyak aktifitas yang positif which is ini keren banget karena dia gak cuman nyanyi untuk pekerjaan tapi juga untuk contribute something to people. 

Btw katanya dalam waktu dekat ini dia mau keluarin album lagi Face II, can't wait dehhhh. Karena menurutku suara dia itu kayak magnet, ketika nyanyiin 1 lagu jadi pengen denger terus even dia nyanyi 台語or inggris pun bagus OMG

Sekarang aku lagi suka banget dengerin lagu dia yang 離人 OMG keren banget, how about your fav? 

Sunday, February 7, 2021

Knowledge of Ordering Food in Taiwan

 One of the knowledge you should know to order food in Taiwan. 

So, as known as 小吃天堂 heaven of food, Taiwan has many kind different food type that pushing you to try each of them. Well if you are staying in Taiwan, you probably will love to try many kind of food. Here is some of the knowledge you should know before exploring. I collect the common question that usually being ask from outsider when they come to Taiwan :

1. Separate by 葷 素 : Meat & Vegetarian - this is common in Taiwan as you can found so many place prepare for vegetarian cause some of Taiwanese is vegetarian. Some type of vegetarian : 全素 - vegetarian,  蛋奶素 - vegan include eggs & dairy products, 五辛素 - vegetarian without onion, 方便素  or  鍋邊素 - convenience vegetarian which eat all the vegetable even in the same pot of meat

In Taiwan, vegetarian also become one of the choice for Halal meal because not all Taiwanese know about Halal as Moslem in Taiwan is not much. 

2. Meat means pork. In Chinese people if they say meat, it means pork cause this is the common of meat Chinese use, so if you see sausage, don't hesitate, it's pork. 

3. Dine in 內用, take away 外帶, delivery 外送

4. 最低消費 or 低消 minimum spend : this is usually happens in cafe to avoid people coming with minimum pay and spend whole day there. Is it ok to ask before decide to enter. 

5. 自助 Self-service : this is common in Taiwan restaurant even in KFC, McD, Subway, so if you are not sure, see other people when leaving if they are  

6. Order by 正 Did you know? So they will use that symbol of 正 when ordering qty of food as below. 

7. As Taiwan is country which promote environmental protection so this is necessary to bring your own spoon or fork. Some restaurant didn't initiatively give disposable tableware. 

8. Chopstick is common. Sometimes they only provide chopstick cause this is common in Chinese culture to use chopstick to eat that spoon & fork. 

Well, I think there are so many points I haven't share here, if you have something to share or question please leave comment down below :) 

Sharing is caring. 

Thursday, January 21, 2021

Road Trip di Tengah Pandemic

Mungkin Tuhan mendengarkan doa aku dan sedang mewujudkannya salah satunya adalah doa aku pengen bisa road trip terus. Dan aku yang tadinya udah sedih 2020 gak akan bisa kemana - mana eh ternyata di 2020 ini aku malah ngerasain pengalaman road trip di Pulau Jawa & lintas Sumatera dan voila aku jadi ngerasain rasanya road trip di tengah pandemic. 

Aku tau karena pandemic dan gak bisa keluar negeri jadi wisata local itu naik daun banget, tapi kalau buat aku pribadi kalau gak penting - penting amat lebih baik masih tetap menghindari kerumunan, bener - bener cari tempat yang sepi dan outdoor. Anyway ini aku road trip karena ada urusan kerjaan, jadi mau gak mau. 

Aku sharing beberapa pengalaman & tips ya siapa tau kalian juga ada yang di kondisi aku yang harus bepergian.

Kali ini aku road trip terjauh ke Solo dan Palembang

Trip aku ini pas masa pandemic yang udah agak longgar tapi yang lucunya adalah kalau lintas kota gini gak perlu rapid or test, jadi ya lewat tol biasa aja gitu. 

Nah untuk ke Solo dari Jakarta itu tolnya udah nyaman banget. Tinggal lurus aja, lalu untuk rest area-nya pun juga nyaman dan lengkap, berbagai makanan, toilet, semua ada. 


Aku jadi pengen road trip sampai ke Banyuwangi nih abis ini, hehehehe. 

Oh yang bikin bingung adalah karena google map gak berfungsi di daerah Semar Joglo entah kenapa kita salah terus tiap ikutin direction google map terlebih keluar masuk tol yang daerah Semarang itu kan jadi salah - salah. 

Lalu untuk road trip lintas pulau pertama aku adalah road trip ke Sumbagsel. Nah kalau lintas pulau gini ada ferry yang bisa masuk mobil. Harga per mobil buat nyebrang flat IDR +-550k, jadi kalau menurutku worth-it karena di Sumatera itu gak convenience kalau gak nyetir sendiri, soalnya dari Lampung bisa lanjut ke Palembang, Jambi, dan seterusnya. 


Kalau menurut aku road trip itu yang penting adalah road-trip-mate kamu, karena perjalanan panjang gini harus kompak dan juga keeping on good mood. Nah kalau kendaraan menurutku gak perlu SUV pun gak masalah sih, kecuali ada mampir ke area Baturaja gitu yang gak bisa lewat jalan tol, nah itu jalanannya emang rusak - rusak jadi SUV akan lebih nyaman. 

Baca juga : Perjalanan Road Trip di Lampung - Palembang

Berbeda sama road trip di Jawa yang banyak rest area, kalau di Sumbagsel ini rest area-nya kurang memadai, kita pernah mampir ke rest area yang toiletnya gak bisa digunakan, lalu yang ditutup, yang masuknya dari pintu keluar, bahaya banget gak. 

Baca juga : Jawa Sumatera Lintas Darat

Jadi kalau road trip di Sumbagsel itu lebih baik bawa persediaan air minum yang banyak langsung 1 dus taro di mobil terus banyakin cemilan. 

Kalau kamu suka road trip kamu akan suka perjalanan Sumbagsel yang berlika liku dan jalanan khas daerah banget jadi berasa adventurenya. 

Well, overall aku jadi interest untuk plan road trip di Indo ya, kayaknya seru dan menyenangkan :) 


Thursday, December 31, 2020

Thank you 2020

Hari terakhir 2020 dan rasanya cepet banget udah diujung padahal masih inget tahun baru kemarin pas banjir Jakarta, diingetin lagi gegara sedari siang tadi hujan gak berhenti. Beberapa waktu kemarin pas realize udah tinggal bulan terakhir di 2020 gue langsung mikir target gue di awal tahun apa aja yah yang udah realisasi, langsung cari postingan pas di awal 2020 hahaha, berguna juga kan rajin nulis gini serasa punya diary hehehe. 

Biasanya di akhir tahun gue udah sibuk bikin - bikin flashback card kumpulin foto penuh cerita di tiap bulannya, tapi tahun ini beda, karena gak ada foto apa - apa tapi banyak cerita jadi gue pengen nulis aja untuk mengingat hari ini kalo one day nanti kangen HAHAHA.


Mungkin most of people gak suka banget sama 2020, tapi entah kenapa di 2020 ini gue malah paling banyak terobosan yang gue rasain di diri gue sendiri, I think I like 2020 for some reason. 

  1. Dimulai dengan banjir dan mati lampu 3 hari, gue jadi lebih bersyukur dan gak ngomel kalo macet karena kalo gak banjir ya macet, jadi gue memilih macet kala itu dan kalo macet bersyukur aja karena gak banjir, hehehehe
  2. Planning ke Tibet - Shangrila dan udah nemu paket tour juga itinerary-nya, untung belum bayar karena abis itu langsung heboh Corona
  3. Jadi suka merawat tanaman karena #DirumahAja juga jadi suka masak - ah yang berhasil sekarang bikin susu kacang 黑豆漿 
  4. Gue menyudahi kerjaan gue sebagai engineer selama 3 tahun 8 bulan. Ini hal yang paling - paling wow di 2020, karena gue berasa Tuhan kasih waktunya pas banget, pas waktunya belum tiba gue pakai cara gue sendiri dan semua pintu serasa tertutup, gue berasa kok kayaknya susah banget mau pindah kerja aja, eh gue berasa denger suara Tuhan yang bilang gue akan kerja selama 3 tahun 8 bulan dan itu bener akurat banget, merinding gak OMG ~ Tuhan baik banget, He never let us waiting for no reason and I'm thankful so much. Postingan terpisah aja ya gue cerita tentang history gue sebagai engineering abal - abal ini karena gue sendiri terberkati pasti kalian juga :)
  5. Gue punya healing time, disni ceritanya, gue belajar meditasi dan berdamai dengan diri sendiri yang udah sering gue siksa bagai quda hehehe, gue berasa damai dan lahir baru ~ so good 
  6. Gue mulai kerja di tempat yang baru dan disini gue belajar banyak hal, selain knowledge juga tentang people. Tuhan baik banget sih bawa gue ke tempat ini karena membukakan banyak pertanyaan gue dan let me to the next level, I believe He is preparing me for the next. 
  7. Flight & road trip during pandemic ~ takut juga sih tapi ini biz trip dan gue bersyukur karena kalo gak biz trip gue gak akan ada pengalaman ini mending di rumah pasti mikirnya
  8. Biz trip ke Bangka - dulu gue pernah bilang pengen ke Bangka karena gue pernah ke Belitung tapi belum pernah Bangka
  9. Biz trip ke Pulau Lepar - ini gue juga kaget karena gue cuman suka ngomong aja pengen kesana eh biz trip kesana 
  10. Biz trip ke Semarang Solo - ini lebih lebih gue dulu pernah bilang mau ke Jawa road trip tapi belum kesampean eh biz trip kesana
  11. Biz trip ke Sumatera - more than my plan, so grateful
  12. Ahhh gue akhirnya ganti HP setelah sekian lama :)
  13. Skill nyetir gue meningkat karena nyetir mobil beda - beda walaupun awalnya takut, emang ya kadang kudu terpaksa dulu baru 潛能 keluar hahahaha
  14. Akibat service online, positifnya gue bisa ikutin kebaktian 靈糧堂 entah gue berasa pake mandarin lebih nancep di setiap kata - katanya, hemmm 
  15. Know my self more. Gengs, ini gak main - main. Di beberapa jam sebelum 2020 berakhir He brings me to this level, bahagianya sampai gak bisa tidur hehehehe

Belum kepikiran untuk 2021 and going to think & pray bout this now in  the last minute. Yang jelas, thank you 2020 for everything :) 

Saturday, December 12, 2020

Sekolah Apa di Taiwan | Eps. College - University

Mari kita lanjutkan pembahasan dari sebelumnya post sebelumnya Sekolah Apa di Taiwan | Eps. High School, sekarang aku lanjut bahas aku kuliah apa di Taiwan. Anw aku pikir aku udah selesaiin tulisan ini dan ternyata belom, apologize kalo jedanya lama dari episode SMA ya. HAHAHA

Oke jadi di semester awal SMA 3 itu waktunya buat mikirin tentang perkuliahan. Kalau di Taiwan semester 1 dimulai September - Januari lalu semester 2 dari February sampai June. Nah mostly untuk pendaftaran sekolah ke luar negeri dari Indonesia itu batasnya sampai February, jadi di semester 1 biasanya udah prepare untuk pendaftaran ke univ tujuan. 

Nah kenapa aku paparin di atas schedule pendaftaran sekolah ke luar negeri dari Indonesia, jadi gini :

  1. Sistem pendaftaran kuliah di Taiwan itu calon murid yang akan isi wishlist 填志願 mau masuk univ mana jurusan apa, nanti univ tersebut yang akan pilih murid berdasarkan urutan ujian negara, jadi ujian ini serentak satu Taiwan (ada 2 jenis ujian negara 統測 untuk SMK dan 學測 untuk SMA - bedanya kalau SMK akan masuk ke technology university & SMA akan masuk univ biasa)
  2. Untuk overseas nilai ujian negara itu akan ditambahin bonus berapa % (angka pastinya aku lupa), tapi cuman 1x kesempatan jadi kalau kamu SMP di Taiwan dan udah pakai untuk ujian negara masuk SMA, dari SMA ke univ gak bisa pakai lagi
  3. Lalu kalau nilai ujian negara kamu gak memuaskan atau kamu mau jalur college lagi, bisa masuk lagi ke 僑大 itu kayak college persiapan sebelum kuliah. Jadi kalau overseas dari luar baru datang Taiwan akan masuk ke 僑大 dulu sistemnya sih kayak 語文班 (*baca tentang 語文班 di episode high school
  4. Oh iya ujian negara ini bahan ujiannya sama baik untuk overseas maupun local ya, namanya aja ujian negara gitu hehehe

Nah dengan 4 point di atas, kalau aku mau lanjut kuliah di Taiwan aku harus ikutin point 1 dan aku gak yakin karena saingannya adalah murid local dan aku gak mau point 3 karena aku itungannya udah telat 1 tahun pas awal datang Taiwan masuk 語文班 jadi aku mau pindah aja daftar sekolah ke negara lain, nah untuk daftar sekolah ke negara lain itu bisa dilakukan dari negara asal. 

Baik, sampai disini jadi singkat cerita ternyata ada banyak jalan menuju Roma juga ada jalan yang aku gak tau yaitu dengan cara 繁星計劃 oke, cerita lengkapnya drama aku yang detail bisa baca di : Sepenggal Kisah Tentang Hadiah Yang Besar

Lebih baik masuk 科技大學 technology univ atau 一般大學 univ biasa?

Technology univ itu akan lanjutin pelajaran dari SMK bukan di ulang jelasin dari awal jadi kenapa yang masuk lulusan SMK karena dia ngajarnya lanjut. Kalau univ biasa kan pasti akan dijelasin dari awal karena pas SMA belum penjuruan secara specific selain 一二三類組. Jadi kalau kamu bukan lulusan jurusannya dari SMK lebih baik yang univ biasa aja. 

Kalau kamu di bidang sejenis science yang butuh theory banyak ya harus masuk univ biasa lebih tepat.

Apa perbedaan significant technology univ & univ biasa?

Technology univ lebih ke praktek. Jadi lecturer kamu itu orang - orang yang memang di bidangnya, lalu akan banyak kunjungan praktek, studi praktek, internship. Kayak aku dulu di pelajaran forwarder speakernya adalah pengusaha forwarder sendiri, di pelajaran design & advertising speakernya juga produser advertising. Kalau univ biasa lebih banyak ke theory dan kuat di theory.

Dulu kuliah apa di Taiwan?

Aku kuliah jurusan International Business 國際商務 as major dan Digital Multimedia Design 數位多媒體設計 as minor, so yes I learn 2 degree at the same time di China University of Technology - Taipei School 中國科技大學 - 台北校區

Overseas student kelasnya barengan sama local student gak?

Kalau kasus di aku di jurusan aku angkatan aku, aku adalah the only overseas :) Whole univ aku overseasnya bisa diitung jari gak sampai 10 deh. Jadi aku dulu kelasnya barengan sama local dan mereka yang aneh kayaknya kok tiba - tiba ada anak overseas yang masuk, hehehe.

Ada juga yang kelas international di beberapa kampus yang emang pusatnya buat overseas, jadi buku materinya dalam bahasa inggris tapi tetep aja lecturer akan ngajar dalam mandarin nah untuk kasus seperti ini classmate-nya pasti dikit banyak overseas juga.

Berapa lama masa kuliah di Taiwan pada umumnya?

Lama kuliahnya sama aja mostly 4 tahun untuk S1. Kalau aku dulu sistemnya 3 tahun full sekolah 1 tahun internship - technology university 

Bagaimana dengan sistem kuliah di Taiwan?

Ini aku jawab dengan pengalaman aku di technology university ya. Semester pertama full materi padat, semester kedua mulai kejar liscense, semester ke-3 sampai ke-6 praktek, studi visit, liscense pol - polan, semester ke-7 & ke-8 sisa 5% materi dan 95% internship. 

Kenapa gitu di semester ke-7 & ke-8 alias tahun terakhir? Jadi kalau kamu udah selesai semua SKS dan persyaratan lulus di tahun ketiga, maka di tahun terakhir itu cuman ada 4 SKS wajib yang harus diambil jadi 1 minggu ada setengah hari yang kamu harus di kampus selain sisanya internship.

Ada skripsi gak kuliah di Taiwan?

Di Taiwan kuliahnya gak ada skripsi tapi ada yang namanya 畢業專題 Graduation Project yang akan dibuat per kelompok, sejenis skripsi tapi berkelompok gitu buatnya.

Syarat kelulusan kuliah di Taiwan apa aja?

Taiwan itu negara yang lumayan jelas dari segi aturan jadi kamu cukup memahami aja untuk lulus harus ambil berapa SKS harus ikut peraturan apa aja. Kalau case aku dulu, selain semua SKS yang udah dia list, harus get liscense yang dia list juga (yang berhubungan sama jurusan kita) lalu ada program dan event yang harus diikutin. 

Dari tadi ngomongin liscense itu apa sih?

Liscense itu kalau di Taiwan namanya 證照 jadi sejenis certificate gitu. Karena di Taiwan segala jenis skill harus certified, gak bisa cuman bilang bisa skill ABCD. Nah untuk dapetin liscense itu harus ikut ujiannya dan lulus, nah untuk ikut ujiannya ada beberapa yang mewajibkan keterangan kalau udah ikut kelas bersangkutan. Untuk kehidupan di Taiwan, 證照 itu penting apalagi murid dari univ technology. Nah gitu deh kira - kira gambaran tentang apa itu liscense. 

Salah satu liscenseku pada jamannya - saking banyaknya liscense pada saat itu sekarang pas beresin jadi inget lagi cerita behind the scenenya, apa aku tulis aja 1 postingan tentang cerita seru dibalik liscense ya hahahaha

Berapa tuition fee kuliah di Taiwan?

Kalau ini tergantung kamu masuk univ negeri 國立 atau swasta 私立, kalau negeri lebih murah sekitar NTD 25-30k per semester kalau swasta bisa NTD 50-60k per semester. Nah kalau case aku kemarin karena aku scholarship jadi setiap semester cukup bayar NTD 25k untuk 2 degree tersebut.

Kuliah di Taiwan ada dorm atau harus kost sendiri?

Case aku gak ada dorm karena ini univ untuk local, tapi kalau univ yang emang buka jalur untuk overseas pasti ada dorm.

Tips kalau kamu mau kuliah di Taiwan :

  1. Ambil kuliahan yang bukan buat overseas alias local campus karena disana mandarin kamu akan terlatih dan belajar banyak perbedaan budaya 
  2. Aku sendiri lebih prefer untuk technology univ karena bisa belajar banyak langsung dari sumbernya 
  3. Ikutin semua event & speech apa aja semua ikutin karena itu pengalaman yang berharga
  4. Gak perlu part time untuk kerjaan yang gak bisa kamu masukin ke experience di resume kamu, tapi ganti dengan ikutin lomba dari sekolah dan segala event yang ada 
  5. Learn what you love & fight for it, kalau aku dengan cara ambil 2 degree itu 
So good luck and see you!