Saturday, March 24, 2018

Negeri Laskar Pelangi Eps. 1 | Belitung, Indonesia

Jadi ceritanya aku dapet voucher traveloka gitu, terus lumayan kan dipakai buat jalan - jalan dan ini jalan - jalan pertama aku di tahun 2018. Cari - cari destinasi yang gak terlalu jauh flightnya, akhirnya aku pilih Belitung, karena belum pernah kesana juga, pengen cobain katanya bagus.

Belitung sama Bangka itu beda ya guys, jangan salah. Mereka 2 pulau yang  berbeda jadi waktu pesan tiket be careful which one is your destination.

Banyak maskapai yang melayani route Bangka - Belitung, dari Sriwijaya, NamAir, Lion, Garuda, dan kawan - kawannya, flight time nya juga banyak pilihannya dari jam 6 pagi, harga tiketnya juga cukup bersahabat kisaran 300K untuk sekali jalan.

Kemarin itu aku pergi naik Lion Air dan pulang naik Nam Air. Waktu perjalananya sekitar 1 jam aja kok, gak lama.

Untuk tempat tinggal, disana ada hotel yang lumayan mewah juga sampai homestay bahkan capsule hotelnya. Tadinya mau capsule hotel tapi gajadi, akhirnya aku ninepnya di Lux Melati pesannya lewat Airy. Baca lengkapnya disini ya :)

Aku bookingnya yang flight + hotel di traveloka karena lebih murah dan potong voucher lagi, lumayan kan hehehehe

Nah kalau lebih enak itu cari hotelnya di Tanjung Pandan, karena itu pusat kotanya.

Bandara-nya sendiri adanya agak di tengah pulau, Tanjung Pandan di barat, Manggar di timur. Jadi kalau route yang enak itu begitu sampai dari bandara lgsg jalan ke Belitung Timur di Manggar nanti baru balik ke barat sekalian ke hotel.

Di Belitung taxi online masih dikit dan tidak ada sarana angkutan umum, jadi kalau kesana pasti pada sewa mobil atau motor. Kalau mobil itu ada 3 macam, lepas kunci alias tanpa BBM tanpa driver, dengan driver tanpa BBM, dengan driver & BBM. Nah tinggal pilih aja.

Cerita lengkap tentang tips dan kejelasan sewa mobil di Belitung baca disini ya!

Di Belitung itu mainannya pulau dan pulau jadi kalau kamu gak suka pulau atau air biru atau mabuk kapal mungkin akan lebih membosankan lagi ke Belitung. Karena disini ya isinya pulau aja aktivitasnya, kota-nya terbilang kecil dan tenang jadi belum banyak juga yang bisa di explore selain pulau.

Buat explore pulau biasanya tourist island hopping, dimulai dari pantai Tanjung Kelayang dan sewa kapal seharga 500K dan itu untuk seharian jadi walau cuman pakai setengah hari juga akan dihitung biaya sewa yang sama. Harganya beda - beda sih tergantung high season atau gak dan juga nego. Kemarin itu aku dapatnya dari kenalan si supirnya.

Nanti kita akan dibawa keliling 5 pulau, kalau mau snorkling bisa turun di tengah - tengah dan puas - puasin berenang. Kemarin itu panas nya banget - banget dan jangan lupa pakai terus sunblock biar gak gosong.

Pulau Lengkuas, Pulau Babi Kecil, Pulau Batu Berlayar, Pulau Kelayang, Pulau Gede Kepayang.

Ini Pantai Tanjung Kelayang, start point untuk island hopping
 Nanti disini banyak kapal penduduk dan warung jadi bisa langsung tanya aja buat sewanya
Bapak yang sedang konsen nyetirin kapal :)
Itu tangga untuk naik turun pas sampai di pulau - pulau, jadi pakai pakaian yang nyaman dan gak ribet ya
Jernih banget kan airnyaaaaa
Pemberhentian pertama, Pulau Lengkuas yang ada mercusuar-nya
Pulau Lengkuas
Nah ini mercusuar-nya, bisa naik ke atas, tapi kemarin cuman numpang foto aja. Naiknya pake tangga ya sebelum naik harus bersihin kaki dulu biar ga nyisain pasir - pasir di dalamnya. 
Pulau Lengkuas lumayan ramai, ada yang main volley, jajan, santai - santai


Pulau Babi Kecil kalo gak salah ini, pokoknya pulaunya kecil dan waktu itu cuman ada 2 orang dan 1 perahu disana
Di Pulau Gede Kepayang ini yang ada restoran-nya untuk makan siang tapi kita makan siangnya di darat jadi gak makan yang disini

Pulau Batu Berlayar, ini aku paling suka karena batunya keren banget pasirnya juga putih ahhh pokoknya suka
Si Bapak dan kapalnya yang bawa kita keliling, thanks Pak!



Di Pulau Kelayang ada yang jual kelapa muda tapi mahal lupa berapa kalo ga salah 25K satunya

Selain hopping island, Pantai Tanjung Tinggi juga jadi andalan, karena ini tempat main-nya Lintang dan teman - teman yang gak lain dan gak bukan adalah tempat shooting film Laskar Pelangi. 


Di depannya banyak yang jual hasil laut gitu kayak ikan asin, teripang, terasi, dkk




Batu - batu cantik di Pantai Tanjung Tinggi 

Masih seputar yang biru - biru kalau mau makan di daerah Manggar, ada restoran Fega yang view nya seger banget. 





Kalau soal menu ya pada umumnya aja sih seafood gitu, rasanya so so, tapi yang paling favorite genjernya enakkkkk......

Ini genjer terasinya
Okeh ini semua yang tentang water-ish visit point gue di Belitung, semua yang biru dan berair gitu deh. Overall sebenernya di Belitung ya hidupnya tentang pulau gitu kan yah jadi makanannya kebanyakan seafood, mainnya di kapal, air biru, pasir putih dan matahari terik. 

Karena masih panjang yang mau di share, jadi yang tentang bagian "darat"-nya aku tulis terpisah di Eps. 2 ya. :)

Eps. 2 baca disini ya :)

Gimana, abis liat yang biru - biru jadi pengen terjun ke kolam renang komplek gak, hehhehe 

Sunday, March 18, 2018

Tips Liburan Hemat | Eps. Merencanakan Liburan

Wihh jalan - jalan lagi, banyak duit ya! Wah kemana lagi, duitnya banyak sih ya? Iyalah lw mah jalan - jalan mulu kan gajinya gede. 
Aminnnn gaji gede, banyak duit gak abis - abis 7 turunan yaahhh! Horeeeee!!!!!

Kalimat - kalimat yang sering gue denger tiap kali orang tau kalo gue lagi traveling lagi lagi dan lagi. Buat gue yang suka banget sama traveling, hmmm lebih tempatnya suka explore tempat baru sih, pastinya gue akan merencanakan liburan gue yang sesuai dengan kemampuan & budget.

Kalau budget itu pastinya ada hubungannya sama cara mengelola keuangan ya guys, gak semua orang yg gajinya tinggi pasti punya tabungan, dan gak semua orang yang upahnya minim gak bisa jalan - jalan atau enjoy hidup.

Kali ini gue mau share tips merencanakan liburan yang hemat dan menyenangkan sesuai pengalaman gue selama ini :)

1. Cek flight fare 
Kalau trip-nya membutuhkan tiket pesawat biasanya gue akan check fare-nya di beda - beda tanggal, misalnya trip 3 hari weekend, berangkat Jumat pulang Minggu atau berangkat Sabtu pulang Senin. Nah itu harganya bisa beda, biasanya yang berangkat Sabtu dan pulang Senin lebih murah dari yang Jumat. Juga jangan lupa check beda - beda maskapai dan beda web pemesanan. Karena biasanya di setiap web itu ada promo-nya masing - masing jadi coba di cek mana yang lebih sesuai sama kebutuhan lumayan kan dapat potongan.

Biasanya web yang gue suka pakai itu : tiket.com, traveloka, atau langsung ke official website maskapainya langsung. Buat bandingin harga dulu pas di Taiwan gue pake skyscanner, tapi kayaknya gak berlaku di Indo deh hehehe. Ada yang recommend web lain?

Kalau beli di agent tiket gitu, lebih jarang sih biasa soalnya berasa ribet lebih mudah beli sendiri bisa check terus perubahan harganya kalau tanya - tanya si agent mulu tar orangnya ngambek lagi, hehehehe

Oh ya, yang terpenting itu kalau lagi browsing nyalain private window di browser kalian biar gak ke detect IP nya karena sistem marketingnya kalau IP yang sama liatin product yang sama terus - terusan berkali - kali nanti harganya dia mainin, juga waktu kalian searching.

Note : Cara nyalain private window, klik kanan aja di logo browsernya terus ada pilihannya deh

Pernah searching pas siang jam kerja sama malam Jumat, harganya beda jauh. Biasanya harganya berubah seiring banyaknya orang yang ngincer product yang sama di hari itu.

Kalau beli online hati - hati juga, sebaiknya beli di website yang udah ternama biar terjamin jangan ke penjual online pribadi takutnya malah kena tipu kan ga asik pergi aja belum tapi udah kena tipu hehehehe.

2. Cek tempat tinggal 
Nah untuk tempat tinggal di tempat tujuan nantinya biasa gue sukanya stalking dulu di google lewat blog orang yang banyak di recommend yang mana, habis itu baru cari tau harganya.

Website yang gue suka untuk cari akomodasi online : traveloka, agoda, hotel.com, airyrooms, airbnb, atau official website-nya hotel itu tersendiri.

Nah sama ceritanya kayak beli tiket pesawat, harganya itu beda - beda di setiap website. Waktu di The Pod gue dapet harga murahnya malah di official website. Juga tentang kupon - kupon promo biasa gue cek juga website nya lagi ada promo apa.

Bisa juga kalian cek yang macam flight + hotel bisa jadi paketnya lebih murah. Karena kemarin pas ninap di airy gue belinya lewat flight + hotel paketnya di traveloka dan lebih murah ketimbang beli di airy sendiri.

Terus biasanya paketnya itu ada yang sama breakfast, kamar superior apalah itu. Biasanya sih gue liat dulu sarapannya apa kalau buffet gue tambah breakfast, kalau nggak ya mending cari makan sendiri aja explore jadi lebih murah lagi hotelnya.

Ini breakfast di Aston Yogya, kalau breakfastnya begini wajib bangetttt
Yang perlu diperhatikan juga kalau pilih hotel bukan hanya murahnya aja, tapi fasilitas dan aksesnya. Karena itu juga peran penting demi kenyamanan liburan.

Kalau lagi solo trip boleh coba capsule hotel karena nyaman dan lebih murah dibanding tinggal di hotel untuk 1 orang, juga backpacker hotel biasanya ada private room di dalamnya dengan harga lebih murah dibanding hotel biasa. Jadi coba disesuaikan dengan kebutuhan.

3. Siapkan rencana transport 
Kalau untuk transport di kota tujuan, gue sukanya public transport seperti MRT, shuttle bus, atau kalau di dalam kota Indonesia paling bener pake taxi online atau gojek online aja. Lebih simple dan nyaman juga sering dapat kode promo-nya.

View nungguin grab di Puncak! Biasanya nunggu di rumah atau lobby mall, ini langsung di gunung :)

Sambil nunggu buka jalan dan grabnya tiba, minum susu jahe dulu 

Waktu jalan - jalan ke Bogor misalnya 1 hari itu gue mengandalkan si Grab dan dapet promo terus jadi 1 hari itu gue gak keluar biaya untuk transport disana. Asyik bukan?

Kalau di luar negeri seperti Taiwan, Singapore, Malaysia, Hongkong dan kawan - kawannya biasanya akses untuk tourist lebih mudah lagi, akan ada shuttle bus dari point A ke B, terus ada land tour juga untuk ke tujuan yang lebih jauh nanti tinggal ikut aja land tour yang kamu suka dan ketemu di meeting point.

4. Perlengkapan lengkap dari rumah
Ini kebiasan gue kalo packing buat jalan - jalan biasanya gue lebih prefer untuk bawa peralatan lengkap dari rumah ketimbang cari - cari disana, karena pertama mahal dan kedua belum tentu cocok.

Misalnya baju renang, topi, kacamata hitam, tissue, plastik untuk baju bekas nanti, sandal jepit, dan kebutuhan obat pribadi.

Sendal jepit untuk segala kondisi, hujan, panas, terik

Karena kayaknya kalo gak ada mereka gue bisa was was dan langsung pengen beli tapi mungkin di tempat wisata harganya mahal dan belum tentu langsung ketemu nanti malah merusak plan jalan - jalan yang udah ke tempat wisata eh masih ke supermarket cari - cari.

5. Voucher & promo code
Ini yang gak kalah penting dan yang selama ini bikin gue bisa jalan - jalan, hehehe, anak diskonan. Voucher itu bisa di dapat dari event bank atau credit card, event si penyelenggara sendiri misalnya kemarin gue dapet voucher airy karena ikutan nulis post.

Karena nominalnya biasa lumayan bahkan bisa bikin kamu terbang gratis, ini perlu banget diperhatikan. Ikut lomba - lomba gitu juga not bad karena siapa tau dapet.

Yeayyy liburan lagiiii


Jadi intinya hemat itu bukan berarti semuanya pilih yang paling murah, namun pilih yang worth-it, yaitu yang sesuai dengan kebutuhan dan sebanding antara harga dan value yang di dapat, dengan begitu liburan senang budget terkendali.

Okeh, ini semua tips untuk menekan persiapan biaya liburan kamu. Episode selanjutnya kita coba share gimana cara menekan budget ketika travelling.

Episode On Trip, bagaimana biar pulang traveling masih bisa ada sisa budget untuk trip selanjutnya klik disini ya :)



 

Friday, March 16, 2018

Tips to Rent Car in Belitung, Indonesia

Biasanya kalau jalan - jalan ke kota orang aku prefer naik taxi online, itu hal pertama yang saya cek, ada gak-nya armada taxi online disana. Nah ternyata di Belitung pas di cek gak ada, tapi waktu sampai hotel sih katanya receiptionist-nya ada cuman masih jarang.

Dan di Belitung tidak ada transport umumnya atau shuttle untuk para tourist, biasanya para tourist akan menyewa mobil atau motor. 

Nah kali ini saya akan cerita tentang tips dan pengalaman aku menyewa mobil atau car rent di Belitung. Simak ya buat yang persiapan kesana, hehehe

Ada 3 macam harga berbeda yang ditawarkan, yaitu lepas kunci, dengan driver, dengan driver dan BBM. 

Lepas kunci itu artinya nyetir sendiri dan isi bensin sendiri. Biasanya waktu sewa-nya per 24 jam atau 1 hari tapi lebih baik cari yang 24 jam karena hari pertama sampai sana pasti uda agak siang jadi kalau trip kamu 3 hari 2 malam dimulai dari hari pertama sampai jam 10 misalnya sampai hari ketiga jam 10 kamu kembalikan si mobil charge-nya cuman 2 hari, beda kalau sewa-nya per hari kamu akan kena charge 3 hari. 

Mobil di Belitung rata - rata transmisi manual, kalau kamu ingin lebih santai atau terbiasa dengan transmisi matic kamu harus konfirmasi terlebih dahulu dengan si rental tersedia atau gak-nya. 

Kisaran harga lepas kunci yaitu mulai dari 200K kalau yang 200K biasanya model Agya & Brio, 250K Avanza, dan lebih tinggi kelasnya lebih mahal tarifnya. 

Sebelum berangkat saya booking dulu ke car rental dia akan minta DP dan foto KTP. Nah katanya di Belitung itu aman banget sampai mobil ditinggal aja gak ada yang maling. 

Nah model jalanan di Belitung kayak gini, parkir aja di pinggir pinggir dan sepi sepi gitu

Cerita saya dimulai, cerita yang tidak terlalu menyenangkan ini. 

Jadi saya sewa mobil Avanza lepas kunci di Ral**Rent. Hari waktu saya mau berangkat di contact sama bapaknya katanya kakaknya meninggal jadi gak bisa jemput di Bandara, nanti dia akan kasih contact temannya untuk kasih kunci mobil di bandara. 

Sampai di bandara saya telepon dan ketemu sama temannya juga sudah ambil mobil. Karena cari pom bensin di Belitung agak susah jadi langsung isi bensin aja waktu dapet mobil, isinya di pinggiran jalan gitu, oke kok. 

Terus mulai langsung ke Manggar dan jalan - jalan, menjelang sore saya di tabrak. Ceritanya itu kan jalan perempatan, terus aku mau lurus, eh ada mobil kenceng  banget dari kanan dan langsung nabrak aku, kena-nya bagian bemper kepala kanan karena aku baru muncul kepala dikit aja dan mobilnya kencang sekali padahal itu jalan biasa yang ada warung, pemukiman dan jalan kecil. 

Kenapa saya yakin banget dia kecepatan diatas 60? Karena dia sampai gak bisa rem mendadak. 

Shock kencang banget benturannya. Terus yang nabrak itu mobil pick-up yang nganter sembako, suami istri. Dia gak kabur dan kita berteduh di bengkel warga karena waktu itu hujan. 

Thanks God kita semua gak ada yang luka tapi mobilnya bempernya hancur dan pick-up nya terpalnya juga. 

Hal pertama pastinya saya telepon rental, karena saya gak tau gimana di local sini pertama si bapak yang angkat dia santai dia minta aku fotoin mobilnya. 

Lalu setelah kirim fotonya dia telepon dan langsung istrinya dengan suara yang ceplas ceplos nyerocos aja, teriak - teriak di telepon bilang mobilnya gak ada asuransi karena mobil dia sudah lunas dan yang terlebih setelah bicara sekian lama juga dengan si pick up yang nabrak dia mengeluarkan kalimat "ibu ini sekolah atau tidak sih?"

Kok bisa ya mengeluarkan kalimat seperti itu? Saya yang baru di tabrak aja masih tenang secara logis mau menyelesaikan masalah ini, kenapa anda yang marahin saya, emangnya saya yang mau ditabrak? 

Dia minta ganti rugi, dan terus - terusan bilang bahwa tidak mau menanggung resiko mobilnya tertabrak, saya heran kenapa mau buka bisnis tapi gak mau nanggung resiko? Memangnya kalau bisnis itu selalu untung besar dan tidak ada resiko?

Mobil di sewakan itu pasti ada resiko dan dia mau saya ganti rugi bayar bengkel sepenuhnya. Dan istrinya berbicara tinggi sekali katanya mobilnya ada banyak hitungan jari tidak terhitung, wow terus kayak gini kok kayak gak pernah berbisnis. 

Tidak sopan sama sekali dan perilakunya itu. Padahal suaminya orangnya kalem. Dan sampai di bengkel dia bilang sama orang bengkelnya hitung saja semua mana yang mau diganti, dan menunjuk lecet di spion kiri. Tolong ya, saya di tabrak dari kanan, terus yang kiri lecet mau saya yang ganti? Aji mumpung sekali, Bu! Untung saya lihat waktu dia tunjuk. 

Saya tidak mau berlama - lama liburan kok jadi emosi. Pagi - pagi saya pun baru bangun sudah menelepon dengan tidak ramah, Bu, kapan mau transfer? Saya tunggu! 

Bu, saya baru bangun dan tidak usah khawatir saya sudah bilang saya akan ganti rugi, kok kayak dikasih hati minta jantung? 

Saya sudah bayar lunas biaya sewa sampai hari ke-3 dan tidak dikembalikan sedikit pun uang itu padahal baru saya pakai beberapa jam dan terjadi kecelakaan. 

Mestinya ditanya dulu orangnya gimana waktu kecelakaan dan saya sudah bayar ganti rugi dan dia juga tidak menawarkan untuk hari selanjutnya bagaimana transport saya di Belitung? Kok kesannya kayak lepas tangan setelah saya bayar ganti rugi? 

Saya sungguh merasa rental ini tidak bisa menyelesaikan masalah dengan baik dan melindungi nama baik. 

Kalau ditanya kenapa gak tahan aja si pick up nya? Bapaknya udah tua kurus gitu saya tau mungkin dia kalau keluar uang ini bisa sampai gak bisa makan atau anak - anaknya gimana, apa saya harus nahan dia paksa dia?

Lagipula rejeki itu sudah ada yang mengatur dan jangan mengambil sesuatu yang bukan milik kita. 

Jadi kalau sewa mobil tanyalah yang detail sampai asuransi ada gak, mestinya kalau emang udah biasa bisnis ya ada-lah ya. Jangan sampai seperti kejadian yang saya alami ini. Cukup jadi pelajaran aja. 

Tips kalau sewa mobil dengan driver, mereka membedakan antara kemana lokasi yang kita kunjungi biarpun masih dalam jam sewaan itu. Bingung? Saya juga, kenapa mesti dibatasi kemana saya boleh pergi? Namanya mobil di sewa ya pasti dipakai dong kalau dibatasi jaraknya ngapain saya sewa mobil mahal - mahal?

Jadi sebelum itu semua karena sudah belajar dari pengalaman saya, tanya yang detail. 

Sekian! 


Sunday, March 11, 2018

Kapan Aja Bisa Dengan Airy | First Experience with Airy Tanjung Pandan Melati 72 - Belitung, Indonesia

Kalau kalian para traveller yang suka cari bed&breakfast lewat online pasti tau sama yang namanya AiryRooms. Pertama kali tau karena advertising di sosmed habis itu liat - liat kayaknya seru banget karena Airy punya standard tersendiri untuk kamar Airy, seperti dijamin ada Wi-Fi, kamar bersih, ada air mineral, ada snack box, dan sanitary pouch.

Tadinya aku pikir Airy itu merk hotel yang buka dimana - mana, tapi ternyata salah, hehehehe.

Nah ini pengalaman pertama aku pake AiryRooms di liburan aku ke Belitung kali ini. Buat kalian yang sama kayak aku masih bingung Airy apaan yuk lanjutin bacanya.

Jadi, Airy itu sejenis agent yang punya kerjasama dengan berbagai hotel di seluruh nusantara. Nah kalau kalian booking lewat Airy, kalian akan liat nama hotelnya sesuai dengan nama Airy, misalnya aku kemarin di Airy Tanjung Pandan Melati 72, dan bukan nama asli hotelnya.

Kalau mau tanya - tanya tentang kamarnya juga tanya-nya ke CS Airy karena contact details yang tertera itu menghubungkan ke nomor Airy bukan ke hotelnya.

Kemarin itu aku tanya - tanya lewat chat box yang ada di web Airy, cepet sih respon-nya.

Setelah booking berhasil kamu akan terima booking detail via email dan disana nanti tertera nama hotelnya dan contact nya beserta kode booking kamu. Kalau ada pertanyaan lagi kamu  bisa contact lagi CS Airy dengan menyebutkan kode booking itu.

Booking detailnya akan di kirim ke email kalian setelah booking berhasil, penampakannya begini

Bedanya apa booking lewat Airy sama langsung ke hotelnya?

Kemarin ini ceritanya aku booking sepaket flight + hotel lewat traveloka, dan hotelnya aku pilih Airy, nah waktu aku compare rate nya, lebih murah kalau pake Airy ketimbang langsung di hotelnya, dan kalau Airy ada jaminan complimentary sanitary & air mineral juga snack box yang aku sebutin di atas. Jadi waktu itu aku tetep pesan lewat Airy.

#KapanAjaBisa






Snack box dan mineral waternya ada terus selama 2 malam aku tinggal, juga ada handuk bersih, sanitary pouch isi sikat gigi dan odol tapi lupa foto hehehhe

Koridor depan kamar

Ini lobby bawahnya luas banget dan ada bar kecil untuk ngopi dan minum tapi kemarin gak nyobain sih
Nah yang aku suka lagi, disini selain dapet sarapan simple kayak roti, nasi goreng, pisang goreng, juga ada kopi, teh, gula  yang disediakan 24 jam jadi bisa turun ke sini kalo malem - malem pengen teh

Overall aku cukup puas dengan kamar Airy yang harganya murah tapi gak kurang di fasilitasnya, dan mudah untuk check-in check-out gak banyak macem - macemnya.

Plus point :
1. Lebih murah pesan di Airy ketimbang langsung direct hotel
2. Dapet snack box & air mineral juga sanitary pouch FREE selama stay

Minus point :
1. Karena di awal gak bisa nghubungin langsung hotelnya jadi nanya apa - apa harus lewat CS disitu jadi berasa bingung ini nanti datang - datang gak sesuai yang di describe gak ya
2. Susah menghubungi pihak hotel gak tau kenapa, telepon yang dikasih juga suka ga nyambung akhirnya lewat email sih dan WA bisa

Wednesday, February 14, 2018

How to develop character & personality with traveling ?

As people said, if you are going to see somebody original character, travel with them. Traveling make you see through 1 person when they are happy, sad, angry, disappointed, also when we need to reach consensus together.

There are many kind of traveling. Traveling is not tourist-ing. What is the difference?

For me traveling is exploring, we learn to stay alive in unfamiliar place by our own effort. But tourist-ing is we came to a place while professional one already arrange all the itinerary for us, so we just enjoy and no need to have much plan or effort.

I had work in tourism industry before but I do love traveling more and more than being tourist.

What kind of traveling that we can choose?

First, decide your travel mate, whether you will travel as solo traveler or a group trip?

I do have my poll in InstaStory and 23% choose solo trip while 77% choose group trip for their favorite.





The difference between is solo trip is all about you, you learn to understand yourself more deeply, you learn how to stay alive in foreign land, deal with yourself and the most important is to interact with foreigner. Thats all you can learn & experienced.

While group trip have many kind of accompanied, family, couple of friend, or open trip/tour.


Solo Trip

My first ever solo trip is in Jan 2015 in Singapore. I fly from Taiwan to Singapore and have 4 days there to explore the land also explore my self. 



How can I choose to have solo trip?
Well, I want to challenge my self to have good communication when living in foreign land or place between foreign people. How to interact with foreign, and also to have more experience by what I see. 

What can I learn from solo trip?
As I themed it a solo trip to learn something with foreign in foreign land, I choose to stay in capsule hotel, which can make you to have more interact with other solo traveller also foreigner. 

I learn to deal with condition where you must be brave to interact with other foreign, to have share cost or asking info,  and or meet other traveller to exchange information and travel plan. I met a lot of people, local & foreign. We share our experience also our plan. When we arrived in one place we help each other to take photo or read the map together. Goes to museum and learn about other culture, having fun and develop sense of art by taking picture and learn the rule of local being. 

Tips for beginner solo traveler :
Take your first step and the other just easy to follow. If you want to do, do it to the max. 
  • Start with the city that easy to have transportation in local & where you can understand their language or English language
  • Don't stay at hotel that you can have isolation chance, but stay at place where you need to do everything with interact (*read my experience to stay in capsule hotel The Pod, Singapore
  • Plan your trip well, use public transport & explore more, not only the famous point but also local recommended

Group Trip

What is the main point of group trip?
Group trip may be family trip, trip with friend, or join open trip. The main point is the travel mate, that you will be moving together with this mates, so if they match you in travel sense it should be a pleasant trip but if not, the worst one is going to come. 

What can I learn from being part of group trip?
As you moving together in 1 group that include many people, it is a challenge to learn how to deal with many voices, how to support each other, give in each other. To deal within 2 people is easy, but after 3, 4, 5, and many voices there should be a big challenge. 

Also you need to keep your mood in good condition to enjoy the trip. 

Tips for group trip :
  • 4-6 people a group is the most suitable for car rental & hotel room also sharing cost for food, more than 6 people is hard to get same understanding
  • If the group is big group, make the commitee to plan the trip, you can learn as the planner of this trip or book a tour if you getting hard to handle elder & child
  • No need to enforce your wish when it was a big group trip, majority should be follow
  • Tell your mate what is the theme of this trip, is it relaxing one, hectic one, or what so they will have imaginery on what is going on, slow down their voices then as they already know what this group going to do 


Saturday, January 27, 2018

Kuliah tuh ngapain ya?

Setelah meninggalkan dunia sekolah, banyak yang nanya "guna gak sih kita kuliah, emang yang dulu kita pelajarin berguna buat kita?"

Dan setiap kali pertanyaan itu datang di hadapan gue, gue akan jawab : Buat gue sih guna !

Mungkin pertanyaan kayak gini suka jadi topik pembicaraan para mahasiswa baik yang  baru mulai perjalanan atau yang di tengah perjalanan juga yang akan mengakhiri statusnya sebagai mahasiswa. Let me share my experience! 

Ini cerita gue semasa kuliah. 
Gue kuliah di Taiwan, dapet beasiswa di jurusan International Business di technology university yang adalah mayoritas local student, overseas-nya bisa diitung pake jari yang percentage overseas-nya 0,..... sekian persen aja. Jadi bisa dibayangkan kehidupan gue di tengah - tengah orang local, bahkan di awal gue masuk mereka pikir gue orang Taiwan yang migrasi ke Indo dan balik Taiwan lagi jadi mereka shock kok gue bisa bahasa Indo, emang guys cerita apapun ada ketika menginjakan kaki di luar sana :) 



Waktu itu lagi breaktime ganti kelas dan berasa langit saat itu cerah banget 



Baca juga : Kisah lengkapnya awal mula gue bisa masuk univ ini disini 

Gue apply degree tambahan yaitu Digital Multimedia Design yang sebenernya banyak diragukan orang yang katanya gak akan kuat kalo harus ikutin kelas 2 jurusan karena selama ini belum ada yang begitu. Tapi karena gue orangnya kepo pengen coba - coba gue pun maju tanda tangan aplikasi dan jadilah hari - hari dimana gue dalam 1 hari bisa masuk kuliah jam 8 pagi - 10 malem karena pagi - siang kelas Business dan malemnya ikut kelas Design, well struggle terbesar saat - saat winter apalagi abis pulang jam 10 malem besokannya kelas jam 8 pagi lagi. But I'm thankful enough sama ke-nekad-an gue saat itu. 


Tips 1 : Jangan takut jalan sendiri buat mengejar suatu mimpi

Ini sering banget kejadian, biasanya kalo kuliah itu kelasnya selalu ganti - ganti jadi si A akan janjian sama si B biar pilih kelas yang sama biar nanti di kelas ada temennya nah kalo si B gak pilih, si A juga gak akan pilih. Guys, masa depan kalian itu di tangan kalian bukan di tangan teman. Kalau emang kalian suka sama kelas itu tapi gak kenal siapapun di dalamnya, belajarlah untuk kenalan sama temen baru karena nanti kerja juga kenalan sama orang baru terus kan, so this is the best practice! 
Toh ngumpul sama teman bisa setelah kuliah, bukan?


Tips 2 : Pay attention

Banyak banget ya yang kuliah absen physic tapi mind nya di tinggal entah kemana, main HP, ngobrol, atau tidur bahkan bisa punya kesibukan sendiri. Lucky me, univ gue sering banget undang speaker luar untuk speech atau speaker yang berhubungan tentang pelajaran untuk share pengalaman & knowledge dia ke para mahasiswa, dan ini GAK PERNAH GUE LEWATIN

Gue paling excited dengerin speech orang, kenapa? Karena setiap orang punya experience beda - beda yang bisa kita petik hikmahnya. Pengalaman dia yang baik bisa kita jadikan contoh untuk menjadikan diri kita yang lebih baik lagi, pengalaman yang buruk bisa kita taruh di hati biar kita gak lakuin kesalahan yang udah orang lain lakukan. 

Dan yang paling penting menurut gue, membuka pikiran kita lebih open-minded dan biasanya gue dapet inspirasi menghayal mimpi gue dari cerita mereka. Even, cara mereka speech pun bisa jadi pelajaran kita gimana nanti kalo gantian kita yang speech, dos & donts. 


Tips 3 : All about habit 

Berapa banyak sih pelajaran bulan lalu, semester lalu, tahun lalu yang bisa kalian ingat saat ini juga? Gue yakin cuman 0,0000sekian yang bisa jawab. Pelajaran itu bisa dilupakan begitu saja, tapi namanya kebiasaan itu akan ikut kita terus mau bertahun - tahun pun kalo udah kebiasaan sulit dilupakan. 

Selama kuliah gue cuman pernah absen 1x waktu sakit maag muntah - muntah selebihnya gue akan selalu berusaha ontime muncul di kelas biarpun kalo kelas pagi yang dateng hitungan jari only. Why?

Itu kebiasaan guys, karena saat masih jadi murid sebenernya yang dilatih bukan hanya knowledge tapi habit kita. Kalo sekolah aja telat terus susah loh pas kerja jadi karyawan yang ontime terus :)

Yang kecil tapi suka di sepelekan, kebiasaan nyontek! Nyontek jawaban ujian, nyontek report, nyontek apapun lah itu. Guys sekali lagi, habit itu bakalan ikut kita terus jadi lebih baik dibiasakan sesuatu yang baik segimana kita mau ngeliat diri kita di masa depan ya. 


Tips 4 : Priority

Usia mahasiswa itu emang lagi masa - masa produktif, energy kayak batre radio yang gak abis - abis. Pengen ini pengen itu. Pengen jalan - jalan, part-time, nonton seri, main, dan banyak lagi. Saking banyaknya bisa jadi lupa kalo status kita itu mahasiswa which is prioritas kita itu ada di kata KULIAH. 

Gue freelance selama kuliah, tapi gue akan say No kalo bentrok sama kuliah atau ada report or ujian saat itu. 


Tips 5 : Don't wasting time

Dengan double degree, most of mata kuliah gue di kedua jurusan itu gue selesaikan dalam kurun waktu 3 tahun. Iya, emang gak mudah, kuliah dari jam 8 pagi - 10 malem, report banyak, ujian banyak, nangis di perpus pun ada.

Cuman gue gak mau sia - siain waktu kuliah gue. Plan gue tahun ke-4 harus bisa internship walaupun itu gak wajib tapi gue berasa itu penting buat belajar suatu hal baru. 

Kata paling bahaya itu NANTI AJA, kalo udah muncul gak akan tau lagi kapan hal itu terselesaikan. Don't waste your time, selesaikan kuliah tepat waktu malah bisa bikin kita melakukan banyak hal yang kita impikan lebih awal :)


Tips 6 : Perkaya diri 

Waktu status kita masih jadi murid, gak akan ada yang marahin setiap kita pertanyakan sesuatu bakal ada yang kasih jawaban dan jelasin tapi waktu masuk dunia kerja gak akan ada yang mau kasih jawaban or jelasin ke-kepo-an kita, kita yang harus ngasih sesuatu ke kerjaan itu bukan kita yang menyerap sesuatu itu. 

Gue gak pernah nolak kalau diajak untuk ikut event diluar / didalam sekolah, visit atau apapun lah itu buat liat sesuatu yang gue gak pernah tau. Mengunjungi behind the scene Customs, Forwarder, Exhibition Office, dan sebagainya. Karena gak tahu kapan ada kesempatan bisa ngeliat / ngerti sesuatu itu yang gak dibuka untuk umum. I'm fully blessed. 



Behind the scene sebelum container naik kapal at Keelung Port


International exhibit competition, anw 4 of different nationality people, yeah



Kalimat yang gue suka dari dosen waktu baru awal masuk kuliah, dia bilang kuliah itu beda sama sekolah, kuliah kita yang nentuin arah kita, sekolah udah ada yang tentuin. Jadi kuliah kita hasil-nya kayak apa ya itulah yang mencerminkan gimana harapan kita tentang kuliah kita ini. 

Hasil itu gak pernah jauh dari target awal yang kita setting, jadi jangan anggap remeh perjalanan 4 tahun kuliah, something beautiful is yet to come. 







Saturday, January 20, 2018

Fly with Garuda Indonesia

Garuda Indonesia, as awarded with "The World's Best Cabin Crew" by Skytrax for the fourth consecutive year in 2017. I get chance to take Garuda for my domestic flight from Jakarta to Yogyakarta. 

Garuda's ticket fare most of the time was higher than the other airline. So let's explore what is the different we get from Garuda's service. 

Depart from Soekarno-Hatta, Garuda will take place from Terminal 3, the newest terminal in Soetta. 


Terminal 3 looks like

Here we go!
Ticket is include 20kg baggage & on board snack or meal depends on your flight schedule. Due my flight is around 10 in the morning, I only get snack. But if you meet lunch time, you should get the lunch on board. 

First big different is there is entertainment screen on board which some movie ready to accompany our flight. I'm enjoying Kartini movie on board. 



Newspaper available when entering the board, you will get it for free, also there is mandarin newspaper

For me I don't think there is something special about this around 1 hour flight, except this view below. I was sad when I didn't get the window view seat, but when I turn my view I look at the cane, that's surprise me. It remind me about my dream to travelling more and more. Do I will travel more even in my old age like this Grandpa does?





If you have enough budget or chance to get Garuda, it was a good choice to enjoy pleasant trip with meal & entertainment screen. 



Monday, January 8, 2018

Postcard from 2017

Banyak sekali yang bisa disyukuri dari 2017, senang sedih marah kecewa semuanya ada. Pengalaman pertama yang tak terlupakan sampai surprise dan hadiah indah yang tak pernah terbayangkan. 2017 you are good. 
Sebagian kecil dari hal yang masih lekat di benak dan hati saya, banyak untuk diceritakan. 



Sunday, January 7, 2018

Hidup di luar negeri worth gak sih ?

Sebenernya dari dulu pengen nulis post tentang topic ini tapi belum ada kesempatan buat benar - benar duduk diam dan nulis pelan - pelan dari lubuk hati. *anaknya nunggu mood dulu baru nulis hahaha

Karena belakangan banyak topic pertanyaan yang datang tentang rasanya dibesarkan di negeri orang gimana sih?, enak ya sekolah disana?, kehidupan disana gimana?, bla bla bla sampai pertanyaan emang gak sayang ya pulang lagi ke Indo bukannya enakan di Taiwan?

Sebagai bocah yang baru duduk di bangku SMP dan harus meninggalkan rumah, saat itu gue excited banget. Mungkin karena anaknya suka nghayal, pengen tau gimana hari - hari gue sekolah di luar negeri, gimana ya lingkungannya. Tapi juga gue banyak mimpinya, bayang - bayangin kalau nanti abis dari Taiwan nih pulang - pulang mandarin-nya cas cis cus keren deh pasti, tar pulang - pulang dengerin lagunya si Michael Wong pasti langsung tau artinya.

Memang awal dari segalanya itu ga ada yang mudah. 2 minggu pertama gue happy banget mungkin berasanya lagi jalan - jalan di luar negeri. Begitu mulai masuk sekolah dan mulai kehidupan asrama gue jadi down pengennya pulang. Aduhhh ini kamar kok ga ada AC-nya, kasurnya single sempit lagi, mesti bangun pagi - pagi, full kehidupan 24 jam bersama orang asing, ga leluasa.

Dulu waktu masih di Indo aja ada ret reat 3 hari 2 malam gue berasa ga nyaman ga aman banget tidur 1 kamar sama orang lain yang padahal temen kelas sendiri, tapi sekarang gue harus bisa 24 jam on menjaga diri karena disini kehidupan loe ga akan jauh dari yang namanya teman. Karena gak ada yang namanya keluarga loe yang nemenin disini.

Mungkin di rumah bangun tidur kamar berantakan yaudah ada pembantu yang beresin, tapi beda cerita kalau kita udah hidup sama orang lain. Risih pasti mereka liat kita yang berantakan. Watak asli akan keluar ketika hidup bersama jadi disinilah karakter kita akan ditajamkan satu sama lain.

Asrama gue ini bentuknya macam military school kali ya, yang ada jam bangunnya pake priwitan dan jam tutup pintunya. Jadi latihan sigap waktu pintu itu akan ditutup dan harus lari kalo gak mau dikasih hukuman sikat WC.

Nah tapi ini juga yang bikin gue mengasah time management dan jadi terampil bersih - bersih karena kalau ga ya dapet hukuman lagi.

Sebenernya perjalanan gue juga gak mulus semulus pantat bayi, kerikil dan segala gajluk - gajluk itu ada. Waktu pertama gue mau ke Taiwan malah gue di telepon temen dari siapalah yang gue juga ga kenal dan menghalangi gue ke Taiwan katanya gue ga akan betah bla bla bla. Helloooo kita kenal juga gak siapa anda menetapkan gimana akhir cerita saya, emang anda Tuhan?

Dan banyak cerita drama - drama nya baca disini ya tentang ujian masuk kuliah & drama tante kost.

Terus kalau ditanya gue nyesel ga ke Taiwan?


NGGAK!!! Gak pernah. Lebih tepatnya gue gak pernah menyesali segala decision gue selama ini sampai sekarang.

Justru karena kerikil dan tantangan itulah yang menjadikan siapa gue sekarang. Gue yang dulu gak bisa bersosialisasi dengan orang baru dan berdiri di depan panggung malah jadi guide yang membawa puluhan orang dan harus bicara depan panggung sebagai MC menjelaskan kebudayaan Indo dalam mandarin depan ribuan orang.

Gue yang berasa gak aman kalau tidur sekamar dengan orang asing malah jadi solo traveller yang tidur di pod bersama 19 wanita lainnya dalam 1 kamar dan itulah yang menjadikan gue sekarang yang suka banget sama travelling dan pengen explore ini dan itu. Kenapa? Karena gue juga jadi gak takut nyasar saking uda sering nyasarnya, dan jadi orang yang berani mulai topic obrolan ke orang asing yang gue ga kenal.

Tentunya gue jadi berasa flexible dimana gue ditempatkan biar gak repotin orang - orang dan gak ribetin diri sendiri *anaknya takut ribet

Dan gue jadi lebih mengenal diri sendiri, apa yang gue mau dan gimana caranya berperilaku di tengah orang asing.

1 hal yang gak kalah penting, tentang pikiran. Hidup sendirian di tengah local people there, membuat pikiran gue terbuka, bersosialisasi dengan orang yang beda background, beda kebudayaan, dan juga beda pikiran bisa menajamkan satu sama lain dan loe jadi realize ohhhh ada ya orang begitu.

Jadi menurut gue sebenernya it doesn't matter kemana loe mau pergi dan besar disana. Gak harus yang sekeren apa negaranya tapi tentang gimana kita bisa berdamai dengan diri kita sendiri karena lw harus jaga diri 24 jam gak bisa marah - marah seenaknya or berantakan sesukanya jadi lebih bisa control diri dan pikiran loe akan lebih dibukakan dengan melihat dunia yang lebih luas.

Tips gue, kalau dapat kesempatan dengerin speech orang ataupun ikut acara jangan ikut - ikutan temen aja dia mau kabur atau main HP tapi dengerin bener - bener. Selama di Taiwan setiap ada acara overseas gue gak pernah absen walaupun ketemunya sama orang asing lainnya dan biasa orang gak mau ikut kalo gak ada teman, tapi gue bersyukur dengerin pengalaman orang yang bisa gue petik jadi pelajaran gue sendiri. Gak pernah rugi.

Nah kalau pertanyaan selanjutnya : Apakah gue nyesel balik Indo setelah bertahun - tahun lamanya jamuran di Taiwan?

Well, waktu gue memutuskan buat forgud emang banyak suara yang menentang juga yang bilang ini not good and anything, kok sama ya kayak waktu pertama mau ke Taiwan ada yang nghalagin juga?

Tapi jawaban gue masi sama, gue gak pernah menyesali segala decision gue sampai saat ini. Kenapa?

Pernah denger kan kalo kita gak akan bisa grow up ketika ada di comfort zone?

Yes, kelamaan di Taiwan udah bikin dia jadi comfort zone gue.

Kalau ditanya nyesel ga ninggalin Taiwan? Hmmm, gue bingung sih kenapa harus nyesel ya? Selama apa yang gue dapetin dulu itu yang menjadikan gue sekarang gue gak akan nyesel. Lagian emangnya kalau meninggalkan Taiwan sekarang berarti seumur hidup gue gak akan kesana lagi?

Who knows? Gue pun gak tau mungkin selanjutnya gue akan meninggalkan Indo lagi atau kemana tapi selama decision itu membuat gue bertumbuh dan level up gue gak pernah nyesel.

Kalau dibilang kan sayang di Taiwan gajinya gede loh, di Indo UMR. Guys, 1 perusahaan ada kan yang gaji-nya rendah banget dan juga yang gajinya setinggi langit? It's about your value, not your office.

Sebagai penutup, tips gue buat yang lagi di persimpangan :
Jangan terlalu terbawa dengan kalimat dan pendapat orang lain. Banyak orang yang takut akan kegagalan sehingga ia lupa kalo mulai aja gak pernah. I prefer to say I cant believe I do that than to say I wish I do that. 

So guys, apapun keputusan kalian just pray for it and dont be afraid.

Good luck !