Friday, January 10, 2025

Kereta Api Tut Tut Tut di Surabaya, Jawa Timur

Bagian dari rute naik kereta api tut tut tut ini stop pertama yaitu Surabaya dan ini pertama kalinya aku ke Surabaya padahal dari dulu banyak dikelilingin temen - temen Surabaya dari jaman sekolah tapi belum pernah samsek datengin dan akhirnya kali ini punya beberapa jam buat explore. 

Baca juga : Road Trip Jawa Timur Naik Kereta Api Tut Tut Tut 

Surabaya adalah kota ke-2 terbesar di Indonesia setelah Jakarta jadi kalau orang denger Surabaya bayangannya adalah udah kota. Nah kalo dari Jakarta ada beberapa pilihan rute, bisa naik pesawat, bawa mobil, naik bus, dan naik kereta. Untuk kereta sendiri, disini ada beberapa stasiun kereta juga : Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Surabaya Kota. Sebenernya menurutku gak ada bedanya sih tinggal cari rute dan lokasi yang sesuai sama itinerary kamu aja. 

Di Surabaya yang terkenal itu shopping mall, Pakuwon Mall, tapi tentunya aku gak akan ke mall-nya hehe. Jadi aku mau explore bagian historical dan kulinernya. 

Kuliner sendiri di Surabaya yang terkenal pastinya rawon, ote ote, soto lamongan (ini lamongan sih ya benernya wkwkwk), tahu campur, penyetan, hemmm banyak uga haha. Dan ini yang aku cobain. 

Rawon Kalkulator 

Enak tapi isinya daging banget. Harganya 34k untuk rawon. Dinamakan kalkulator soalnya orang-nya ngitungnya cepet banget kek kalkulator. Lebih mantep pake telur asin dan nasi setengah. 

Ada juga rawon setan (konon kalo suka pedes) yang terkenal dan gak ada cabang katanya. 



Tahu campur 

Aku gak suka ini kayak campuran mie, toge, tahu, kentang, daging, bumbunya pake petis. Gak cocok aja hehe. Harga 15k.

Ote ote Porong

Aduh ini enak banget suer, dari semua makanan di Surabaya ini yang paling ngena enak beut. Harganya 22k. Percaya ini worth-it karena oyster-nya banyak. Coba yang babi mantep banget. 


Wedang tape

Ini unik sih tapi enak, ini kayak wedang jahe tapi ada tape benerannya dan enakkkk. Anget - anget untuk surabaya yang hujan badai ini. Harga 12k. 

Selain kulineran suggest bisa jalan - jalan di sekitaran kota tua, pecinan (kya kya) dan rumah lahir Soekarno. Yak kamu gak salah denger kalau Soekarno lahir di Surabaya, ku juga baru tau waktu kesini haha. Mari kita bahas. 

Untuk di Kota Lama Surabaya sendiri menurutku menarik cuman kemarin karena hari Senin jadi museum pada tutup ada juga yang lagi pemugaran, coba kalau mau walking tour aku cek juga banyak sih kayak @bersukaria yang ngadain, mungkin next time kalau ada kesempatan lagi. 


Grapari aja cantik euy gedungnya

Samping-nya De Javasche Bank tapi pas dtg dia lagi tutup pemugaran

Nah kalau kemarin aku ke kota lama bisa ikut @toerwagen dia ini kayak odong - odong yang akan bawa kamu keliling kota lama dan berhenti di 2 titik yaitu pabrik sirup tertua & post office. Durasi sekitar 30 menit seru sih dan cuman 20rebu aja per orang asik banget kan. 

Ini posisi-nya ada di deket jembatan merah yang ada taman luas beli tiket langsung on the spot

Driver as guide juga sambil lewatin bangunan sambil di ceritain gitu

Odong - odong kita kek gini seru kan

Random nemu wahana di banguan jadul lucu ya

Si jembatan merah




Ini yang pabrik sirup kita akan stop disini bisa beli yang langsung minum atau bawa pulang



Dalam pabriknya rapih gini nyaman dan ber-AC pastinya haha


Nah ini lebih jelas tempat loketnya ceu


Ini yang post office-nya



Lalu di seberang-nya bisa ke jalanan kya kya atau chinatown-nya Surabaya. Tapi menurutku agak kurang selain nama - nama toko yang pasti ada tulisan mandarin-nya, toko-nya lebih kek Glodok kalo di Jakarta jualan keluarga plastik atau alat tulis. 







Cuman ada 1 tempat yang kamu bisa datengin ini sisanya nggak ada yaitu Perkumpulan Hwie Tiauw Ka, yaitu kayak perkumpulan marga yang bisa masuk ngobrol - ngobrol sama orang tua-nya karena aku liat banyak orang tua yang datang hanya untuk baca koran atau sosialisasi lucu sih. 





Tapi lewat dari tempat ini bisa jalan dikit ke Pasar Atom yang luarnya keliatan kayak gedung ga keurus tapi dalemnya food court-nya lengkap ber-AC euy ada Bu Rudy, ada soto Lamongan dan banyak lagi sih bisa betah mayan adem soalnya. 

Es sinom aka kunyit asam 10k

Soto Lamongan Djoko Tarup 32k — harus pake koya yang banyak

Ini kufoto karena realize beberapa resto disini kalo chasio itu tulisnya jasio haha

Kayaknya nambah 1 impression baru aku akan Jawa Timur, disini lebih ada kampung - kampung yang terawat dan bahkan jadi hidden gems. Contohnya di Surabaya ini ada Kampung Lawas Maspati yang sebenernya perkampungan warga tapi dibuat sedemikian rupa jadi menarik dan bersih bagus untuk dikunjungi terus ada tematik gitu kalau yang Lawas ini 主打 go green peduli bumi jadi warga-nya melek akan recycle gitu lucu deh.










Nah karena baru tau kalau Soekarno lahir di Surabaya, selama ini aku pikir Blitar, kita mampir juga ke rumah lahir Soekarno di Jalan Peneleh, ini one stop few spot sih. 






Ada rumah gini yang dikontrakin lucu ya kek jadul dan bersih

Nah yang ini rumah lahir Bung Karno

Di Jalan Peneleh ini kamu bisa sekaligus juga ke Kampung Heritage Lawang Seketeng, Sumur Majapahit, dan terakhir bisa makan ote ote Porong. 

Ini ceritanya pas baca 



Menurutku ini kampungnya ya bersih tapi gak sampai yang se-tematik Kampung Maspati


Ini lucu sih tapi pas uda kenyang jadi ga nyoba


Tuesday, January 7, 2025

Road Trip Jawa Timur Naik Kereta Api Tut Tut Tut | Train to East Java

Actually train is one of my favorite public transportation among all, since it has fix schedule, fix route, and you will not get lost in the middle of the trip. And no macet macet is important especially during high season! It was my first ever trip to East Java, and the longest train trip I ever take in Indo, previously I only take from Jakarta to Bandung. 

Total in 2 weeks I have 7 train trip 2,283 km, 39 hours haha, so excited but yet worry about my butt😅 Let’s start to share the experience taking KAI (Kereta Api Indonesia)! 

Start from Jakarta, there are few train station that serve long-distance train : Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Jakarta Kota — in simple way mostly Gambir is more expensive trip and Pasar Senen cheaper one, nothing difference in high level, you just need to find your trip begin from which station. 

How to purchase train ticket? 

  1. Download app KAI Access, then you can simply buy from the app, its very easy and convenient. Even the app you can use to buy not only long-distance train but also local train and commuter line. 
  2. Thru any travel aggregator or 3rd party provider like traveloka, tiket.com, etc 
Personally I will recommend the first one (KAI Access app) unless you have some you have some voucher from the aggregator, why? 
  • No need to print the boarding pass on station, you just need to show the boarding pass QR code from the KAI Access app 
  • Order food thru the app and they will send to your seat 
  • 1 app to purchase many type of train ticket
  • Live tracking where are you now and what is the next staion and next stop station

Usually I dont like to download new app but this one works and worth! 




Detail of my train trip

How to depart and when?

Suggest to arrive in the station at least 45 minutes before train depart, the departure time on the ticket is when the train leave the station and some of it leave earlier I don’t know why also, so better arrive earlier and directly enter to the train. If you are on the first station of the trip then the train is already there so you can directly find your seat but if your station is on the middle better to wait on the platform so once the train coming you can directly enter to it, some train only stop few minutes so make sure to get on. 

When enter the gate they will check your boarding pass and ID card (KTP or passport), no need to print the boarding pass if you use KAI Access and show like below picture, but if not then you need to print out the boarding pass on the counter before enter the gate. 

And taraaa now we can use face recognation even no need to show the boarding pass or KTP, you just walk thru the gate and voila so fast! If you havent register face recognation, the staff on the ground will help you and it can use in any station that have this face recognation gate, also I found when in Malang they still use manual checking or because its different gate? Not sure thou. 

Rule inside train

  1. No smoking, yeay~ I love it. I thought its new rule by Ignasius Jonan former KAI director who lead lot of changes in KAI to make it until what people love now. Previously, train is not a good public transport option in Indo, lot of people didnt bought ticket and enter it, lot of people didnt sit in their own seat, dirty, and uncomfortable, its such a huge big game changer to see how KAI operate now ❤❤❤
  2. Sit on your own seat number, you will see your car & seat number on the ticket 
  3. You will get small eco-plastic / paper bag on the seat, its to put your trash and the cleaning staff will walk thru every some time to collect it, dont litter! 
  4. Put your luggage upside or in the luggage area (but not all train type have luggage area so if you bring the big suitcase you also need to put it upside) 

Facility inside train 

  1. Have toilet, some is basic one some is fancy one but anyway it works and clean, also have tissue & hand soap 
  2. Dining car : selling some hot-meal & beverage —- but also the crew will walkthru to sell the food. It’s not that delicious imo but eat-able and the price still reasonable around 40k for nasi goreng, ayam geprek, or you can order pop-mie for 11k —- paymeny by QRIS or cash only but you can order from KAI Access app and pay thru app 
  3. Blanket for rent : not sure how much it cost but it have 
  4. Entertainment : whole nature view from your window is your entertainment haha 
  5. Electricity socket : But most of it is Indo plug so make sure you have the converter 
Facility in station 
  1. Drinking water refill in each station, just make sure you bring your own bottle 
  2. Porter but its not free, its like pay as you wish service. A bit story of it, the porter didnt get any salary from KAI so they really based on what the customer give, you can have their service if you got more belonging, they will help to carry your belonging to the train and give them cash directly. But I see there is e-porter in the KAI Access also, kerennn!!! The fare is flat 38k thru APP but not sure if each porter already have this access since most of them already senior one. 
  3. Minimarket
  4. Toilet 

How about the seat? 

Well, I’m not sure how to differentiate the seat type based on the ticket haha I use google to search based on the train name. But here is the seat I got from different type of train. 

1 of 7 : Jakarta PSE - Surabaya Pasar Turi total 11h 30m in this 90 degree seat it has 2 & 3 seat, see the legroom for both side total 4-6 passenger share that tiny space, clean squat toilet with tissue and handsoap, manual door so if arrive at the station and door is closed the passenger inside will help to open

1 of 7 : Full seat and full luggage area upside but cold AC

2 of 7 : What so called economy next gen, so the seat for economy will change like this but still in process not yet all and it has luggage area like MRT one so I didnt put it upside, helpful for lady like me who need effort to put upside haha

3 & 4 of 7 : What can I ask for 8k ticket? Haha. It same one with the 1 of 7 kinda seat

5 of 7 : Still 90 degree seat and full seat, this legroom for 4 of us (me and other 3 stranger)

5 of 7 : No place for luggage so we just put it one side of the aisle

6 of 7 : Better one but its not economy new gen, legroom shorter but better than 90 degree one

7 of 7 : Definition of save the best for the last for me from KAI maybe 😅 The most modern and comfortable one among all the train seat type in the trip. But no luggage storage area so you need to put it upside


And the only universal socket among all train in this trip

Overall, I like how KAI now, thanks to Pak Ignasius Jonan (you may wonder he is the former KAI director who make these changes) and made me want to explore more and more. See you on next post about what I explore on each city!

Train journey to Surabaya : Kereta Api Tut Tut Tut di Surabaya

Train journey to Banyuwangi : Kereta Api Tut Tut Tut di Banyuwangi 

Train journey to Malang : Kereta Api Tut Tut Tut di Malang





Tuesday, December 31, 2024

告別2024

Gak berasa tinggal beberapa jam lagi udah selese aja 2024 padahal waktu itu masih mikir resolusi 2024 mau ngapain. Tapi sebenernya mau dibilang cepet banget juga ngga, mau dibilang lama juga ngga, too many things happened in Godspeed. 

Recap 2024 udah ngapain aja, kayaknya 2024 banyak hal di luar ekspektasi or di luar “nalar” mungkin haha. Banyak di project kerjaan, pulang kerja terpagi jam 4.30 subuh, selesai-in project yang udah 2 taun lamanya akhirnya done dan complete. Banyak kabar yang tiba - tiba dan ngagetin, jadwal ter-hectic jumat malam landing midnight, minggu malam flight lagi, entah apa yang ada dipikiran cuman mikir kayaknya masih sanggup jangan sampai badan ini jadi malas, jadi harus terus biasain dia awake mode haha. 

2024 ini unlock Tibet yang udah lama banget di list gila sih feel so unreal dan beneran Godspeed, beberapa hari lalu baru aja unlock Banyuwangi yang juga uda di list lama, menyusul ya ceritanya. 

Got new career opportunity yang udah dari lama pengen banget dan mikir paling baru bisa dapatin opportunity ini di beberapa tahun kedepan kali ya tapi ternyata Godspeed I’ll start my new career soon beneran definisi kalo Tuhan yang membuka tidak ada yang bisa menutup, kalau Tuhan yang menutup tidak ada yang bisa membuka

2024 pernah ada di persimpangan bingung mau kiri, kanan, lurus, mundur, tapi again Tuhan gak pernah telat kasih liat signage untuk ke arah yang dituju. Dan diberi kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri part yang mungkin sebelumnya gak kenal atau gak pernah tau kalau aku tuh begitu ternyata. 

Bingung ketika ada di persimpangan di hadapin dengan banyak pilihan itu lebih menyenangkan sebenernya berarti kamu punya pilihan, ketimbang sama bingung karena kamu gak punya pilihan. Make sure setiap langkah yang diambil adalah langkah yang membawa ke pilihan bukan langkah yang membawa ke tempat buntu yang bikin terperangkap dan gak punya pilihan. Punya pilihan itu luxury. 

Jaman sekarang perkembangan udah makin kenceng, perkembangan technology, perkembangan ekonomi, ini dan itu jadi kalau masih bergantung sama apa yang dipunya aja gak upgrade diri menyesuaikan ya akan kemakan oleh jaman dan kompetisi dengan manusia lain. Tau gak kalau di China negara yang competitive gini 高競爭力ada talent yang oke dalam seminggu harus uda di proses kalo gak udah di ambil company lain. 

Melihat betul apa yang dimaksud orang tua dulu kalau bilang ke anak - anaknya : sekolah yang pintar, atau yang orang bilang dengan pendidikan memberantas kemiskinan. 

Ada orang yang melewati hari - hari berfokus sama dirinya dan lingkungan sendiri aja jadi gak nyambung kalau dibahas apa yang sedang terjadi di dunia luar karena di pikirannya adalah : Gak mau tau diluar gimana gak mau pusing —— contoh yang akan punya dunia sendiri seperti katak dalam tempurung. 

Kenapa harus tau dunia luar seperti apa karena dengan begitu maka akan tau positioning diri kita dimana dan menambah wawasan bukan yang cuman obrolan tiap hari-nya eh ada gosip artis selingkuh, eh kerja disana gajinya gede, eh dia abis beli barang branded, eh lagi musim apa takut fomo —— hal yang gak akan membawa kita ke next level dan menambah wawasan. 

Ada orang yang menghabiskan hidupnya dengan menambah wawasan dan upgrade diri-nya ada orang yang bertahan hidup dengan cara yang dia bisa, cara yang gak selalu benar menurut norma tapi mungkin cuman cara itu yang dia bisa, jadi jangan terlalu 計較 sama orang yang emang cara pandangnya berbeda dari kita. 

Karena orang yang punya prinsip itu gak mudah, bisa mempertahankan prinsip gak gampang, bisa stand for prinsip masing - masing gak di goyah lebih susah lagi apalagi dengan banyak tekanan ini dan itu. Makanya 有原則的人很珍貴 orang yang punya prinsip so precious. 

Waktu di awal 2024 pernah nulis ini tentang prinsip dan ternyata it happened <3 — I did it! This year berhasil mempertahankan prinsip walau gak mudah but I did it, proud of myself though. 

Baca juga : Apa itu prinsip di dunia kerja 

2024 kayaknya beneran dikasih liat landscape kehidupan manusia - manusia yang kontras. Ada orang yang hidupnya sangat ber-visi-misi, ada orang yang hidupnya gak bertujuan atau tujuan klise : mau jadi orang kaya, mau cuan, udah jalanin hidup biar bisa pensiun muda.

Suka terkesima dan dapet inspirasi kalau lihat orang yang punya visi misi, suka deh. Visi misi di hidup dia gak cuman sekedar mau cuan, mau jadi orang kaya, lalu apa, ada yang dia pengen menjalankan hal yang “benar” dan “baik” menurut hidupnya, memberikan dampak positif, punya tujuan yang ingin dicapai yang udah next level. 

Kenapa dibilang next level? Kalau masih struggle akan financial pasti gak bisa legowo untuk mikir hal - hal lebih besar yang bisa memberikan dampak, karena fase-nya pasti ngejar financial, puas, lalu baru berfikir other than financial apa yang bisa memberikan dampak ya. 

Suka deh sama yang ngerti untuk satisfy for their own. Kunci berasa puas adalah ketika tau kita suitable di titik apa jangan maruk. Not only for financial one ya, untuk posisi, untuk kekuasaan, untuk segala hal ketika tau sweet spot-nya dimana just jadi berkat disana. Udah liat beberapa contoh orang yang diposisikan di tempat yang suitable shining shimmering splendid dan orang yang maksa untuk diposisikan di tempat yang menurutnya lebih uwaw tapi emang gak suitable disana jadi malah redup. Tau posisi apa yang sesuai dan pas jadi bisa tetep shining and be blessing. 

Suka sama orang yang punya tujuan gak yang bingung cuman count day by day karena every tiny step you take each day sama dengan lagi memupuk dan bangun jalan untuk your future. 

Bukan tentang apa pekerjaan yang dilakukan tapi lebih ke apakah itu pekerjaan yang disukai dan sesuai dengan tujuan dan keinginan. Karena beda ketika lihat orang yang bekerja beneran karena suka beneran 很投入sama orang yang kerja ya buat status aja, atau buat gajian aja, atau buat kegiatan aja — really different. 

Kalau ditanya drama drama manusia yang terjadi di 2024 pasti ada aja drama kehidupan manusia secara kita hidup sebagai makhluk sosial. Ketika punya pilihan maka punya pilihan juga untuk menentukan circle, kalau ga se-prinsip ya just leave it, toh kamu punya pilihan untuk menentukan siapa yang jadi circle kamu. Gak perlu ikut - ikutan untuk lepas dari prinsip dan menyesuaikan core value untuk berada di circle itu —- is such a blessing. 

Ternyata 2024 banyak knowledge & experience baru untuk bekal di 2025. 

Thanks 2024 you grow me so well and ready for 2025 :)