Wednesday, January 7, 2015

Tainan Little Spot

Yakkk, selamat tahun baru 2015 untuk kalian semua, pastinya di tahun yang baru semoga kalian semua mendapat berkat yang baru dan tentunya cerita yang baru :) Ini post pertama saya di tahun 2015, ya, saya melewati tahun baru saya kali ini di Tainan, kota bagian selatan di Taiwan. 

Dari Taipei saya dan teman saya membeli tiket bus GuoGuang 國光客運 seharga TWD360,- sekali jalan seorangnya dan menempuh waktu selama 6 jam, tidak, seharusnya jarak antar Taipei - Tainan hanya butuh waktu 4 jam 40 menit, tetapi karena malam itu adalah malam tahun baru maka jalanan macet dimana - mana. 

Happy new year for all of you, and wish you have a wonderful new year !!!!! Hope you all enjoy your new journey in this new beginning of the year. Well, I'm gonna sharing my new year holiday in this post, I spend my new year in Tainan with my friend and we had so much fun. 

From Taipei we bought bus ticket for TWD360,-/route from Taipei Main Station to Tainan Railway Station. Usually from Taipei to Tainan only take 4 hours 40 minutes but because that day was new year eve and everywhere got traffic we spend our 6 hours in the bus. Cheers!

Cara membeli tiket bus GuoGuang sebagai foreigner, tidak sulit, pertama lihat jadwal bus itu di website GuoGuang (click here), pergi ke ibon yang ada di 7-11, pilih route yang hendak di naikin dan langsung bayar di kasir dan tiketnya langsung diberikan pada anda setelah anda membayar di kasir. 

Route yang kami pilih waktu itu adalah berangkat dari Taipei Main Station tiba di Tainan Railway Station. 

Untuk detail penginapan ada di post sebelumnya. (click here)

If you're a foreigner, fyi you can't book the ticket online, so you should bought the ticket via iBon at 7-11. First, go to their website (GuoGuang Bus) and check the time, then go to iBon, choose the route and time correctly. Once you pay the ticket on cashier, they will give you the ticket and you're ready to go!

I choose route from Taipei Main Station to Tainan Railway Station, you can choose your route according to your place and your destination hotel. 

For the details about where I stay in Tainan please click here

Setelah sarapan di Laya Burger deket stasiun, kami langsung naik bus untuk menuju YiZhan 驛站, perlu diketahui sarana transportasi di Tainan tidak sebanyak di Taipei, bus-nya ada jadwalnya dan routenya pun tidak sebanyak di Taipei. Yi Zhan terletak di JiaLi District, jadi dari Tainan Railway Station saya naik bus dulu sampai ke Jia Li Station dan lanjut dengan bus lokal sekitar 10 menit. 

Ceritanya yang empunya YiZhan adalah seorang artist, jadi ia mengubah YiZhan menjadi tempat yang penuh dengan art dari barang - barang daur ulang. Bisa dirasakan di setiap sudut YiZhan. Hari itu cuaca sangat mendukung, setelah membeli tiket masuk seharga TWD100/orang kami mulai berfoto - foto ria. 

After breakfast we go to our first destination, YiZhan 驛站, You should know that transportation in Tainan was not easy and not much line like Taipei. YiZhan was located in JiaLi District, so we take bus to JiaLi Station first and continue with local bus for 10 minutes to reach YiZhan. 

The owner of YiZhan was an artist, he change this place become an artistic village by using recycle things. You will feel the taste of art everywhere. Entrance ticket is TWD100/person. 













Setelah puas berfoto ria, hari sudah siang dan kami pergi untuk mencari makan. Sebenarnya di YiZhan tersedia kantin tapi karena kami tidak ingin makan hotpot di siang bolong ini maka kami pun keluar dari tempat yang penuh art ini. 

Seperti yang saya katakan sebelumnya, transportasi di Tainan tidak mudah di akses, kami berjalan kaki sampai ke Carefour sekitar 20 menit dan menemui restoran traditional disana. Setelah perut kenyang kami ingin melanjutkan perjalan kami berikutnya, tapi bus yang ada harus menunggu 1 jam akhirnya kami berjalan pelan - pelan dan berharap ada taksi lewat. Taksi di sini pun sulit untuk dijangkau. Jalan tak berapa lama akhirnya ada taksi yang lewat dan kami segera naik. 

As I said before, public transportation in Tainan is not convenience, I walk about 20 minutes to a Carefour and found a traditional canteen. After lunch we plan to go to another place but there is no bus and taxi, then we walk and keep in faith there will be a taxi come. Yes, a taxi come and bring us to JiaLi but he ask TWD200,-. Only 10 minutes drive and finally we deal with TWD150.

Mengharapkan aji mumpung, sang supir taksi tidak memasang argo dan begitu sampai di JiaLi Station yang kira - kira perjalanan taksi hanya 10 menit, ia meminta TWD200 namun akhirnya setelah tawar menawar kami membayar TWD150. 

Dari Jia Li kami menunggu bis, kali ini bis nya kecil, sejenis minibus, namun  orangnya padat sekali. Setelah kurang lebih 30 menit kami akhirnya sampai di 井仔腳JingZaiJiao. Tadaaaa, kami sampai di ladang tambang garam. 

Tidak ada tiket masuk kesini, alias GRATIS. Namun angin hari itu sangat kencang dan dingin sekali jadi jika anda ingin menuju kesini disarankan membawa jaket atau mantel untuk menghangatkan tubuh. 

From JiaLi we take local bus to JingZaiJiao 井仔腳, a salt farm in Tainan. The bus was full and after 30 minutes we arrive with amazing view. No entrance fee here but the wind was so cold. You need to bring a jacket or sweater. 





Sunset view from here :D


So cold so windy brrrrrr >.<

Setelah puas melihat sunset kami pun kembali menanti bus untuk balik ke JiaLi dan pulang ke hotel. Namun bukan main lamanya kami menunggu hingga 2 jam sampai bus itu datang dan 40 menit perjalanan ke Jia Li dengan minibus yang full sekali. 

Buat saya Tainan seperti village of art, pemandangan yang asri dan banyak sekali tempat - tempat menariknya, namun permasalahan-nya adalah transportasi yang sulit didapat. Mungkin lain kali jika ke Tainan lagi harus menyewa mobil agar lebih nyaman dan tidak buang waktu menanti bus. 

And I wait for 2 hours to get that public bus to bring me back to JiaLi Station. Well, I'll coming again to Tainan with private transportation maybe. To worst to take the public transportation here. 

Thanks to Tainan, to give me this unforgettable memory. Surely I'll be coming back you have the most beautiful artistic village in Taiwan.