Saturday, April 14, 2018

Jauh dari Kebisingan Kota | Puncak, Indonesia

Sering gak sih waktu long weekend rasanya pengen santai aja, pengen jalan - jalan tapi gak mau jauh - jauh maunya yang santai jadi bisa sambil relax dan meninggalkan kebisingan kota Jakarta.

Kalau di Jakarta kayaknya yang paling deket untuk refreshing tuh Bogor secara gampang tinggal naik KRL, murah dan mudah. Seru dan banyak cerita tentang jalan - jalan ke Bogor :)

Kebetulan kali ini aku nemenin Mama main ke rumah temennya which is di Cisarua. Nah pas banget dari Stasiun Bogor aku naik taxi online ke Cisarua waktu itu fare-nya IDR 99K.

Yang harus diperhatikan tuh, Jalan Raya Puncak, karena ketika weekend atau hari libur akan ada jalur buka tutup. Jadi kalo pagi - siang yang dibuka arah ke Puncak, arah turun ditutup, kalau siang ke sore yang dibuka arah turun aja, arah naik-nya tutup. That's why kalau ke Puncak lebih baik pagi - pagi daripada kena tutup jalur dan jadinya gak bisa naik.

Cerita lucu dari si Tante katanya dia pernah turun gunung untuk ke pasar dan jalan naik-nya belum di buka - buka sampai 2-3 kali nonton bioskop dulu di Bogor, hahahaha

Sampai disana aku makan siang masakan si Tante dan akhirnya kita naik angkot check-in hotel yaitu Hotel Naratas, tempat tinggal yang aku temuin di detik - detik terakhir sampai Bogor.

Hotel Naratas itu deket sama Cimory, tinggal jalan kaki jadi kemarin habis check-in kita langsung ke Cimory. Cimory itu ada 2 lokasi yang riverside view sama mountain view, bedanya apa? View-nya 1 gunung 1 sungai, lokasinya tapi deketan. Karena yang lebih deket yang mountain view jadi kita kesana, tinggal jalan kaki 15 menit kira - kira dari hotel.

Di depan ada plang besar kayak gini jadi gak akan salah, parkirnya agak susah kemarin karena ramai 
Ini tempat duduk semi outdoor-nya
Bisa juga yang di outdoor nanti pemandangannya kayak di foto gini, muka lelah dari subuh hehhehe
Ada tempat main anak juga di bawah, GRATIS
Terus ini toko souvenirnya jualannya sih barang - barang Cimory kayak susu, youghurt, permen, dan snack gitu 
Kemarin itu aku pesennya susu yang pisang pake pudding taro, lupa namanya apa, tapi enak :) Menurut aku ini tempatnya lebih cocok buat anak muda santai - santai karena menunya gitu aja, susu, sosis goreng, kentang goreng, terus dia bebas smoking, jadi agak bau rokok kemarin jadi aku gak terlalu betah. 

Ke Puncak cuaca dingin - dingin itu enaknya emang makan indomie kuah. Kebetulan deket hotel juga ada warung nasi goreng yang jualan mie rebus gitu, enak banget gak sih dan murah!!!!!


Keesokan hari-nya kita ke Kota Bunga naik angkot L300 gitu terus ganti angkot 1x dan sampai deh. Kalau di Puncak angkotnya lumayan enak, mungkin karena cuaca-nya dingin dan jalan-nya lurus aja jadi berasanya lumayan nyaman. Lebih baik minta satpam hotel aja panggilin angkotnya dan tanya ke local tarif dan turunnya dimana.

Untuk Kota Bunga ini luas sekali, dalamnya ada vila jadi lebih seperti komplek yang dalamnya vila-nya unik - unik terus ada kayak taman bermain gitu yang bangunan-nya lucu lucu. Juga ada factory outlet di dalamnya. Nah kalau mau kesini lebih baik siapin kaki yang kuat karena jalan-nya jauh atau memang nyetir ke dalamnya lebih asik juga.

Jalananya begini dan lumayan jauh bisa 30 menitan dari pagar sampai ke dalam, gak ada tiket masuk, dan banyak rumah di dalamnya jadi pengen punya vila disini
Nah di dalamnya ada yang kayak gini, dalamnya itu ada Little Venice tapi karena ibu - ibu gak mau masuk jadi kita gak masuk, kalau masuk ada tiketnya.
Ada juga kuda buat anak - anak 
Bisa naik kereta ini seharga IDR 10K per orang, minimal 5 orang dan akan berangkat. Nanti akan dibawa keliling gitu lumayan lama 30 menitan.
Terus ada factory outlet juga disini boleh mampir siapa tau ada yang cocok, ada baju anak - anak, pria dan wanita
Selanjutnya kita naik angkot lagi ke Taman Bunga, disini tempatnya luas banget dan lebih banyak tumbuhan, bunga, sejenis Kebun Raya Bogor versi lebih besarnya lagi.

Nah saking besarnya cape banget kalau jalan, jadi ada kayak mobil keliling gitu, beli tiketnya IDR 5K bisa dipakai berulang - ulang. Buat pergi ke 1 point sampai pulang lagi ke depan. 






Ini labirin yang ada di dalam Taman Bunga
Malamnya, kita makan di restoran deket hotel yang view-nya bagus deh. Jadi dia restauran lesehan gitu tapi tempat lesehannya bagus banget minimalis dan rapih, jadi pengen menyuarakan ke seluruh temen - temen arsitek yang lagi mau bangun resto. 


Namanya Malayang, harga-nya standard, menu-nya macam nasi liwetan, ayam goreng gitu - gitu. Kemarin kita pesannya liwetan untuk ber-4 cuman IDR 200an. 







Kalau mau sekedar menikmati view, bisa juga ngopi - ngopi ngemil - ngemil disini, karena tempat lesehannya nyaman dan bersih jadi bikin orang betah :) 

Thanks Puncak, see you next time !