Congrats yourself first udah berhasil menyelesaikan 2025 apapun bentuknya itu di kehidupan masing - masing yang konon everyone agree 2025 itu gak mudah dan banyak yang diruntuhkan — yang runtuh akan runtuh
Dan hari ini yang udah tinggal beberapa hari lagi 2025 selesai dan realize kok kayaknya malah 2025 收穫不少 gak sedikit achievement — achievement disini bukan piagam atau penghargaan, tapi lebih ke experience, realize something yang sebelumnya gak tau, belajar hal yang sebelumnya belum bisa, etc
Kalau ditanya 2025 kayaknya bebannya banyak, tapi kalo di liat balik lagi kayaknya banyak banget hal terjadi di 2025 dan kayak colorful aja gitu sampai mau merecap 2025 sendiri berasa keknya 2 part of it that I thankful about selain experience yang terjadi adalah hal yang dibukakan or I can learn from it
1. Segala sesuatu ada musimnya — Kalau sekarang kamu lagi ada di titik rendah hidup jangan lupa kalau hidup itu berputar, gak selama-nya, permanently hidup akan di bawah, ada kala-nya hidup di bawah untuk kasih kita waktu istirahat, re-align our life purpose with God, atau sekedar biar gak salah langkah selanjutnya. Gak ada yang permanent di hidup, so do good & bad things in life.
2. Kasta tertinggi dari enjoy life ternyata bukan when you can enjoy life, but when you can enjoy every season of your life — Kalau enjoy hidup pas kita bahagia, pas kita ngerti kenapa kita senang itu lumrah, tapi kalau tetap bisa enjoy day by day di saat penantian atau di saat pause hidup yang kita belum tau arahnya, its another level. Tapi, ketika udah bisa berdamai dengan diri sendiri how to enjoy every season of your life, hidup lebih ringan, lebih mudah, dan lebih gak terseok-seok.
3. Ternyata yang semua orang sedang kejar adalah kebebasan — Freedom to be yourself, freedom to do what you agree, freedom to say what in your mind. Kalau di awal 2025 masih ada pertanyaan apa sih kasta tertinggi orang yang ber-karir? Ternyata kebebasan. Bebas menentukan arah hidup sendiri tanpa paksaan pihak lain, bebas memilih mau tetap di prinsip atau jadi pengikut aja biar aman, bebas untuk melakukan apa yang ada di otak — ternyata semua harga yang dibayar itu membawa ke final point — kebebasan
4. Mengenal diri sendiri, karena dia yang paling lama nemenin kita hidup dibanding any one else — Sekarang udah gampang banget ngenal diri sendiri lewat metode yang banyak di internet dari baca karakter, inner child, human design, love language, any of it semuanya bantu kita lebih mengenal apa yang jadi kekurangan dan kelebihan kita, bahkan di point yang kita sendiri gak sadar. Ketika kita lebih kenal diri kita maka lebih mudah untuk menjalankan hidup dalam mode hemat energi, karena udah sesuai dengan gimana kita di design, ibarat mesin industrial emang di design untuk kerja non-stop dia bingung kalau cuman jadi mesin rumahan, mesin rumahan di design untuk kerja sesekali aja dia akan rusak kalau dipaksa kerja non-stop
5. Punya 寄託 akan your desire di hal yang positif — Sesuai salah satu wish di awal 2025, tahun ini diketemukan banyak orang yang bikin aku seneng banget liatnya dan jadi inspirasi, misalnya ketemu sama orang yang pernah dapat bantuan dalam pendidikan dan akhirnya dia jadi berbakti kembali, ketemu sama opung yang udah senior banget tapi dia mengisi waktunya bikin komunitas jalan - jalan dan ide-nya ada aja, ketemu sama orang yang terpanggil untuk membantu anak di pedalaman dan dia gerak, ketemu sama orang yang tinggal di area cagar budaya dan dia gerak untuk menyebarkan cerita cagar disana jadi guide — Kalau ngeliat mereka tuh suka, suka karena mereka orang yang menjadikan apa yang dia bisa, dia suka, dan bisa di contribute jadi hal positif, beda deh orang yang ngelakuin karena emang suka dan ada dorongan dan yang ngelakuin karena emang tuntutan
6. See this world wider, jangan meng-kerangkeng-kan diri seakan - akan yang kamu tau udah seisi dunia padahal itu cuman 0.1% dari isi dunia ini — Jadi aneh ketika dengan bangga-nya kamu share apa yang kamu tau tapi ke orang yang berasa its just a pinch of it dude. Dan bikin kamu sendiri jadi orang yang membatasi diri untuk tau hal yang lebih besar yang mungkin berguna buat kamu juga. Don’t be self centre, gak ada keren-nya meninggikan diri di standard yang cuman berlaku di scope kamu, atau mungkin nanti cuman kamu yang berasa keren dan jadi NDA hehe. Atau malahan nanti kamu yang berhenti di tempat.
7. Rendah hati not rendah diri — Mungkin dibesarkan dengan rasa percaya diri yang kurang atau sering disalahkan bikin jadi ga enakan, rendah hati baik, tapi rendah diri selain mengecilkan diri sendiri, sebenernya orang normal juga gak suka sih dengernya karena jadi kayak apa - apa harus super sopan, jadi mirip budaya classic Japan. Kalau rendah hati, harus dijaga, mungkin gampangnya, lihat ke atas untuk dream big, lihat ke bawah untuk bersyukur.
8. Tapi juga jangan tinggi hati, know your value, jangan meng-shrinkage-kan diri cuman buat menyenangkan orang lain, menenangkan hati, atau menyerah sama keadaan. Kalau emang gak pas yaudah find a place that suit with yours. Nasi padang gak pas kalau di plating di pizza pan, pizza seloyang gak pas kalau di pajang di piring tumpung resto padang — find that place that suit your value and worth your value, don’t waste time
9. Gak usah maksa jelasin gimana caranya lari ke katak yang pakai kakinya untuk lompat atau ke ikan yang dia berenang — They will find the answer if they have that question or heart to understand world more that who they are but if not, no need to invest your time with it, its 0 return
10. Even you not agree, listen to another perspective is giving you another point of view or open your eyes for another part — Mungkin yang ngomong juga gak lagi ngasi tau hal yang bisa menyadarkan kita tapi gegara dia share perspective-nya kita malah jadi kepikiran hal lain. Kalau gak mau dengerin perspective orang lain jangan nanya, keep yourself, self-centre, because sharing perspective bukan buat mengukuhkan kalau pikiran kamu benar (ini yang sering dilakukan orang) tapi untuk mendengar dari sudut pandang yang berbeda
11. No one responsible for your life, if they are helping you, don’t take it for granted — gak semua orang mau giving helps atau cuman sekedar kasih tau sesuatu yang kita salah, ada yang mereka udah tau tapi gak mau ngasi tau juga karena kita juga bukan tanggung jawab mereka, so if you found 貴人be thankful for them
12. And also no one responsible to make you happy — Your happiness, how you work on your life is your responsible, jangan berharap atau minta orang lain think about you, what they got in return if they kind of you? Mengutip kalimat ibu gubernur Sherly Tjoanda pada hakekatnya manusia di dunia itu saling memanfaatkan satu sama lain — in good & bad of course — jadi kalau gak ada manfaat di dia kenapa dia harus responsible for your happiness? They also have their life & problem.
13. Wish is real, manifest is real — Your bucket list is not for pajangan, its for your direction to your action, boleh list banyak tapi jangan lupa action untuk jadiin kenyataannya
14. God is real, no need to try any plan B when you not align with God’s plan — gak ada cara lain untuk hidup di dunia ini kabur dari pandangan & kuasa Tuhan. Even in your hardest time, unable to pray, don’t forget to not leaving God — karena gak bisa as long as you are alive in this world
15. Your soul, your body, juga pengen didenger, 尊重yourself — you rush them a whole year or maybe a whole life, they deserve your attention too. Jangan memaksakan sesuatu yang gak selaras sama diri kita, karena in the end kita yang cape dan 內耗 too much
See, 2025 yang dirasa keknya dar der dor ternyata ngajarin banyak hal. Going to flashback and be thankful for 2025. Tadinya gak mikir mau nulis jadi 2 post tapi kayaknya 2025 deserve it. See you in next post yang juga jadi bahan refleksi diri di 2025.


No comments:
Post a Comment
Leave comment down below :)