Monday, June 3, 2019

Exploring South China Which Border with Vietnam | Nanning & Beihai, Guangxi 南寧北海,廣西

As y'all know I will never reject any chance to explore new place, and this is the time I will explore Southern China, Guang Xi 廣西. Yeay! Unlocked for Guang Xi. 

Guang Xi is one of the autonomous region in Mainland China, it's called 廣西壯族自治區 or shortened to 桂 (gui) which bordering Vietnam. Flight from Jakarta to Nan Ning which is capital of Guang Xi is around 4 to 5 hours and you'll arrived at Nanning Wuxu Int'l Airport 南寧吳圩國際機場. Make sure you have done your visa or any document before arrived as China immigration is very strict with foreigner. 

We stack at immigration office for more than 1 hour just because 1 of our member is not show and cancel in the morning so the total actual show person and document list is different and become chaos. Ohmy! 

Nanning city is a modern China city as Nanning is the host for Asean Expo. It's also the reason how Nanning raise their economy from before called as motorcycle city 摩托車城市 cause people in Nanning all have motorcycle but not car. If you have car you are the rich one then. But Nanning nowadays is totally different, mostly the citizens all have car and develop become modern city. 

Nanning is a big door for South China export import route. And also after Asean Expo held at Nanning every year, you can feel the Asean atmosphere here. You'll see Asean country flag show in the road. 

Based on local information you can find Asean goods in Nanning with same price in your local country price. Because Nanning is tax free for Asean goods. 

Another name for Nanning is Green City 綠城 cause Nanning have more than thousand kind of plant. So you'll found in Chinese traditional medicine is come from Nanning, as it's rich for their herbal plant. Also we can feel the fresh air here and greening is everywhere.

Anyway in traditional Nanning days, each family like to put coffin inside house. They said it's a lucky symbol 棺材 升官又發財 and old people which feel not good will sleep one night inside the coffin and feel better. Well....

I visit a national park called 青秀山 Qing Xiu Shan Scenic Area located in 邕江江畔 Yong Jiang Riverside. Its a huge hill area for refreshing with amazing fresh air and good heritage scenery. There are 18 point to visit and 1 day is not enough for all the point. So I take battery car and visit the famous 2 point, temple for Buddhist with huge Buddha inside and 龍象塔 pagoda

Main entrance 
First stop is the temple. If you are Buddhist and want to pray is welcome here. Also there is huge sleeping Buddha made by jade but prohibited to take picture anyway. 

And if you are not Buddhist like me, I believe you also can enjoy the view and heritage old temple like this. I love the feel. 






Nanning city view 
Next stop is 龍象塔 pagoda. Known as the tallest and oldest pagoda in Nanning and you can see Nanning city view from the top of pagoda. But it was under construction when we get there. It's okay cause the scenery here is so amazing. 




And here is the lake with lot of fish, you also can purchase fish food to feed them
Ah, I just love this view feels like living in imperial world
From Nanning we move to Bei Hai 北海, its around 3 hours by bus. Bei Hai is the China southwest coast, famous for local pearl industry. Beihai citizen mostly is fishery they have beautiful beach and sea, also they are floating people 水上人家. They spend their life in boat in whole life, only 2 condition to let them come to the land, baby delivery & died.

So before, Beihai is a wasteland and government develop real estate to drive the economy. But so many apartment is ready no one want to come to Beihai, the real estate price is getting lower and lower. Even 1 of seafood restaurant is advertise their product by writing : For any seafood purchase, FREE house.

But nowadays Beihai is a modern city with rich seafood and pearl industry. Beihai famous for its black pearl. Their symbol of the city is 南珠魂 South Pearl Soul.

I also explore the Silver Beach 北海銀灘 the famous travel attraction point. Again I take battery car, they will run through the garden and see the beach before stop in last terminal which is the calm beach view.

Sadly when we arrive is raining.


We're heading to Beihai Old Street and I'm so happy
Highly recommend to visit Beihai Old Street 北海老街. Its so one stop shopping. There are souvenir, seafood, snack, clothes, hat, accessories, and many more with affordable price. 

The famous 蝦餅 for RMB 5 and it's so delicious

can't resist, gillssss ini enak banget cuman RMB 20 aja semuanya

And see what I found, the old church inside old street. Thanks God to bring me here. :) 



Then above is the picture where I stay in Beihai, Garden Hotel. Surprisingly very comfortable and wake up in the morning and get the 紅棗枸杞 Angco Red bean drink for my period. 

Well, the reason we stay at Beihai is because we are on our way to Dong Xing, the border between China and Vietnam. We are on our way to Vietnam, yeayyyy!!!!!! 

From Bei Hai to Dong Xing is around 3 hours by bus. 


So where I stand is Dong Xing 東興 and 5 minutes from here already Mongcai 芒街 which is northern Vietnam. 


Picture describe better. As we see in map above, so my journey start from Nanning then we move to Beihai in order closer to Vietnam border. From Beihai we cross Dongxing border which is connect to Mongcai in walking distance. Black line in Mongcai is Vietnam China border. 

For this cross country border make sure your visa and passport is ready. It's very crowded between the this 2 border and you need to go by walking, no any battery car inside. So make sure you can bring your belongings and be careful. 

And I'll share about my Vietnam journey in next post, stay tuned!

Friday, April 19, 2019

Cuckoo, Burung Perumpamaan Manusia Berdosa

Selamat hari Jumat Agung dan selamat Paskah gengs buat yang merayakan. Hari ini abis Jumat Agung pada berburu kemana hayooo apa kebanyakan skip kebaktian karena mumpung libur panjang lagi pada pengen liburan? Duh, aku juga sering begitu.

Tapi suatu kala ada yang bilang gini : Kalau emang itu harinya Tuhan ya ke gereja dulu didahulukan baru liburan, karena yang kasih ijin kita liburan juga Tuhan. 

Seketika itu aku jleb karena kalo Sabtu kerja pulang malem capeeeee Minggu ku bisa bolong - bolong gerejanya tapi kan gak semestinya aku begitu ya kan. Maafkan ya Tuhan. Emang manusia tuh terlahir udah berdosa ya, aku jadi inget ada sekali pas hari Minggu kebaktian tema-nya tentang manusia yang berdosa.

Waktu itu speakernya pakai perumpamaan Cuckoo Bird atau Burung Kukuk. Dan aku interest banget sama cerita yang dia share sampai pulang ke rumah masih googling tentang Cuckoo.

Kalian pernah dengar nama Cuckoo gak? Kalau aku sendiri jujur belum pernah, ini pertama kalinya aku dengar.

Kenapa namanya Cuckoo? Tau kan jam yang suka ngeluarin suara burung kuk ko kuk ko kuk ko kuk ko itu? Nah itu suara burung Cuckoo.

Image result for cuckoo bird
Nah ini penampakan Cuckoo. Sourge : google

Cuckoo seumur hidupnya gak pernah bikin sarang buat persiapan dia bertelur. Jadi Cuckoo Mom akan bertelur di sarang burung lain, istilahnya tanpa ijin numpang bertelur disana. Kenapa bisa gitu? Setelah aku googling jadi Cuckoo itu kebalikan dari Merpati, dia gak setia sama pasangannya, so ketika Cuckoo Mom hamil, dia sendirian dan gak ada pertanggung jawaban or pasangannya yang nemenin. 

Jadi ketika dia bertelur dia gak mau ambil pusing juga sama anaknya. 

Setelah telurnya di titipin di sarang burung lain, Cuckoo Mom gak datang berkunjung ke sarang itu lagi. Jadi nanti yang akan mengerami telur Cuckoo adalah ibu asuhnya bersama telur lain yang which is telur si ibu asuh. 

Related image
Nih telur si Cuckoo beda sendiri
Setelah dierami oleh ibu asuh sampai dia menetas apa yang akan dilakukan tuh mirip banget sama manusia yang udah terlahir berdosa.

Jadi ketika si Baby Cuckoo menetas dan lahir dia akan menggunakan segala cara menyingkirkan telur kandung si ibu asuh. Sehingga nanti sisa dia aja yang ada di sarang itu yang akan dikasih makan sama  ibu asuh, dia udah gak usah rebutan lagi makanan sama saudara tiri. 

Image result for cuckoo eggs
Ini Baby Cuckoo yang lagi berusaha menyingkirkan telur lain
Gils gak? Belum buka mata masih selaputan aja dia udah bisa begitu. Gak ada yang ngajarin juga dia udah tau harus nyingkirin saudara tiri biar dia aja yang di dapet makanan dari ibu asuh. 

Kalau kalian interest bisa liat di youtube videonya aku juga nonton itu dan berasa amaze baru tau ada pengetahuan kayak gini. Coba buka link ini deh kalau yang kemarin aku nonton, click here

Gitu aja, cuman pengen share tentang si Cuckoo yang sebagai perumpamaan manusia berdosa kayak kita ini. Sekarang ku penasaran gimana burung bikin sarang ya? Jadi pengen searching lagi. Apa selanjutnya kita bahas ke-kepo-an gimana burung bikin sarang? HAHAHAHA

Sampai jumpa di Oh-Gitu selanjutnya :) 

Sunday, April 7, 2019

Jalan - jalan ke Purwakarta | Bukit Panenjoan & Waduk Jatiluhur

Ada yang tau dimana Purwakarta? Purwakarta apa Purwokerto hayooo.... Jadi kedua kota ini beda ya ternyata karena akupun baru tau. Nah kalo yang letaknya ada di antara Jakarta - Bandung namanya Purwakarta.

Tau nya karena ketika perjalanan ke Bandung aku lewatin tol pas nengok ke kanan ada tulisan PURWAKARTA gedeeeee terus aku searching - searching ternyata banyak tempat wisata alam juga. Jadilah kemarin pas banget tanggal merah kita plan untuk explore Purwakarta. Yeay! Explore tempat baru lagi yang aku belum pernah kunjungin. 

Jarak Jakarta - Purwakarta sekitar 90 km, gak terlalu jauh sebenarnya. Kemarin kita berangkat dari Jakarta jam 6 kurang sampai di kota Purwakarta jam 8 lebih, macetnya ya biasa di area Bekasi sampai Karawang sana. 

Tadinya mau cari breakfast di rest area Purwakarta, tapi berhubung gak ada yang menggugah selera jadi kita langsung lanjut aja ke kota Purwakarta. 

Destinasi pertama kita mau ke Bukit Panenjoan, Purwakarta. Untuk kesini bisa google map search Panenjoan Hill, Jalan Wanayasa. Nah pas tapi menurutku karena Purwakarta masih belum tersentuh sama wisatawan luar jadi kayaknya google map disini gak terlalu aktif terutama yang daerah pedalamannya. 

Pemandangan di jendela mobil sepanjang perjalanan, asri dan menyenangkan
Jadi dalam perjalanan butuh buat tanya ke warga local beberapa kali sampai kita sampai di tempat ini.  Akses ke Bukit Panenjoan ini kondisi jalan kayak naik roller coaster gitu naik turun-nya agak drastis terus lebar jalan juga pas - pas-an tapi udah jalan aspal kok gengs. 

Sepanjang perjalanan waktu lewat perkampungan bakal banyak pemandangan ini, jadi mereka jemur padi di jalanan so harus hati - hati pas lewatin ya 
Nah begitu sampai nanti langsung bayar parkiran IDR 15k per mobil nanti dikasih  karcis yang ada plat mobil gitu. Ada toilet juga disini GRATIS, dan banyak kandang binatang gitu. Ada kandang rusa bisa masuk bayar IDR 15k, ada juga ayam macem - macem terus ada kayak bangunan gitu yang atasnya banyak kelelawar. 

Katanya ini namanya ayam mutiara
Nah kalo kita kemarin masuk lurus lagi karena mau ke Bukit Panenjoan-nya tujuan utama kita. Untuk masuk kesini beli tiket-nya IDR 5k per orang. Murah banget ga? Nanti ada karcis-nya jadi bukan pungli seharusnya ya. 

Nah setelah bayar karcis kita udah bisa mulai explore deh. 


Ada juga warung - warung lokal di dalam area tapi kemarin gak cobain sih. Kondisi jalanan seperti foto aku diatas, dari pintu masuk setelah beli karcis sekitar 20 menit jalan kaki sampai deh ke jembatan bambu. Disarankan pakai alas kaki yang enak karena jalanan-nya gak mulus. 

Nah nanti kalian akan disambut sama pemandangan asri begini




Kalo diliat dari tulisan ini, tempat ini namanya Wisata Karti
Sebelum kesini aku juga sempet baca artikel jadi sebenarnya pada awalnya orang berdatangan kesini untuk ziarah, dan akhirnya dibuat tempat wisata ini karena biar abis pada ziarah bisa jalan - jalan juga. Dan disini pemandangannya masih asri banget belum banyak tersentuh. 







Bagus banget ya, ga nyangka di Purwakarta ada tempat kayak gini yang pemandangannya masih belum banyak tersentuh. 

Setelah itu kita lanjut ke Jatiluhur. Tau kan Waduk Jatiluhur yang waduk terbesar di Indonesia itu. Aku sendiri gak pernah kesana dan baru tau kalau dia adanya di Purwakarta. Tapi sayangnya pas kesana hujan. 

Waduk Jatiluhur lokasinya gak jauh dari pintu tol. Jadi kemarin itu kita pergi ke Bukit Panenjoan dulu yang lebih jauh lalu turun ke kota buat makan siang dan lanjut ke Waduk Jatiluhur

 


Tiket masuk ke Jatiluhur per orang IDR 15k, mobil juga IDR 15k, nanti di dalam ada banyak area gitu ada yang water world, saung restaurant gitu, juga d'Jatiluhur ini. Nah kalau mau ke d'Jatiluhur masuk ke bagian Istora Restaurant, nanti tiket masuk bayar lagi IDR 15k

Kalau menurut aku agak mahal sih ya entrance fee di Jatiluhur secara tiap area akan beda lagi tiket masuknya. 

Cuman kalau cuaca bagus pasti lebih menyenangkan lagi pemandangannya. 

Jadi pengen ke Purwakarta lagi deh, banyak yang belum pernah, pengen ke Saung Manglid kemarin belum sempet. Semoga next ada kesempatan explore Purwakarta lagi ya. 


Saturday, March 23, 2019

Bandung Tanpa Macet : Jalan Santai Nyaman di Driam Riverside, Ranca Upas | Bandung, Indonesia

Liburan santai kali ini rasanya lagi malas kemana - mana. Tumben banget kan ya. Padahal biasanya semangat  gitu. Mungkin karena belakangan musim hujan terus jadi pengennya di rumah aja. Nah kebetulan kemarin pas lagi males - malesan gitu eh nemu open trip yang kayaknya seru terus meeting point-nya dekat. Jadi yaudah langsung book deh.

Pagi - pagi waktu mau berangkat eh hujan gerimis gitu udah wanti - wanti deh kayaknya pasti macet banget. Dan ternyata gak pernah deh aku secepat ini Jakarta - Bandung yang cuman 3 jam sampai di Driam. Gils! Ini udah termasuk berhenti di rest area sekali loh. 

Nah pas sampai di Driam masih sepi gitu. Jadi Driam Riverside kayak tempat liburan keluarga yang ada di pinggir sungai. Ada restaurant, tempat main anak, hotel, dan tempat outdoor yang luas. Menurut aku ini nyaman banget kalau mau adain acara keluarga atau ret reat sekolah. 

Aku gak tau tiket masuknya berapa karena udah include di trip yang jelas gak mahal deh, sekitar IDR 20k, I guess. Nanti tiketnya itu bisa ditukar sama air mineral botolan di area foodcourt. Lucunya pas tukar gak dikasih tanda apa - apa jadi mungkin bisa tuker banyakan kali ya? :) 

Ini tiket masuknya, digelangin aja biar gak hilang
Disini untuk cari makan gak susah karena ada food court dengan harga yang lumayan terjangkau gak mahal juga tempat duduknya nyaman. Tapi lupa foto karena pas mau foto gelap pas pulang eh lupa, nih makanan-nya aja yang satu ini doang yang sempat difoto sisanya sudah habis huhuhu

Nasi tutug oncom ati ampla ini gak sampai IDR 30ribu gengsss
Karena area-nya luas dan beda - beda tempatnya ada yang batu, rerumputan, jembatan dan sebagainya, jadi aku saranin bisa pakai sepatu yang nyaman, aku sendiri lebih suka pakai running shoes kalau jalan - jalan. 




Ini dalemya gambar sebelumnya yang kayak yurt itu


Nah ini jembatan yang hits itu, maximal 10 orang di jembatan ya gengs 

Pengen ayunan gitu kan, tapi takut gimana tuh ya ampyunnn



Setelah makan siang selesai semua kita menuju ke Ranca Upas selanjutnya. Yang belum tahu Ranca Upas itu apa, jadi ini tempat yang biasa dipakai buat pre-wedding yang ada rusa dan rumput hijau - hijau gitu. 

Ada entrance fee juga disini kalo gak salah IDR 15k, karena udah termasuk di trip aku juga jadi gak tau berapa. Kalau disini kebanyakan cuman jajanan aja kayak telur gulung, kopi, batagor gitu jadi lebih baik makan siang dulu sebelum ke Ranca Upas. 

Cuaca di Ranca upas agak dingin jadi siapin jaket ya. 


Nah setiap area rumputnya beda - beda gitu. Ada yang hijau banget lebat ada yang botak, dan di tempat penangkaran rusa-nya sendiri becek banget tanahnya juga susah jalannya terus banyak pup rusa dong. Hiks! 


Kamu bisa juga beli wortel sama sayuran gitu buat kasih makan rusa. Tapi menurut aku pribadi rusa di Ranca Upas gak sebagus yang di Cariu. Rusa disini kayak lemes terus kulitnya banyak luka gitu walaupun yang disini lebih friendly ke pengunjung bisa diajak foto gitu. 

Aku pribadi lebih suka yang di Cariu, kalau belum tau coba baca deh artikel tentang Penangkaran Rusa di Cariu Bogor. 




Tapi yang aku suka pemandangan asri kayak foto dibawah ini. Berasa kayak di tempat yang tenang nan damai banget gak sih. Macam di film Keluarga Cemara gitu. Hehehehe.